Jalur Lintas Rejang Lebong-Muara Aman,Lebong Kembali Normal

oleh -35 Dilihat
Alat berat milik Dinas PUPR Bengkulu berhasil singkirkan timbunan tanah longsor di Rimbo Pengadang, sehingga arus lalu lintas Rejang Lebong-Muara Aman, Lebong kembali terbuka pada Sabtu malam.(Foto/Pemprov Bengkulu)
Alat berat milik Dinas PUPR Bengkulu berhasil singkirkan timbunan tanah longsor di Rimbo Pengadang, sehingga arus lalu lintas Rejang Lebong-Muara Aman, Lebong kembali terbuka pada Sabtu malam.(Foto/Pemprov Bengkulu)

Bengkulu-Arus transportasi darat Rejang Lebong-Muara Aman, Lebong, Provinsi Bengkulu kembali normal setelah timbunan tanah longsor menutupi badan jalan di Kecamatan Rimbo Pengadang berhasil disingkirkan petugas BPBD Bengkulu dan Dinas PUPR daerah ini.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni kepada wartawan di Bengkulu, Minggu (28/4/2024) membenarkan jalur lintas Rejang Lebong-Muara Aman, Lebong kembali terbuka pada Sabtu (26/4/2024) sekitar pukul 08.00 WIN.

“Syukur Alhamdulilah kita bisa mengatasi timbunan tanah longsor di badan jalan provinsi ruas Rejang Lebong-Muara Aman, Lebong setinggi 3 meter, sehingga Sabtu malam arus lalu lintas kendaraan di jalur ini kembali normal seperti biasa,” ujar Herwan Antoni.

Ia mengatakan, selama lima jam pihaknya bersama instansi terkait bekerja menyingkirkan timbunan tanah setinggi 3 meter yang menutupi badan jalan di Kecamatan Rimbo Pengadang dengan mengerahkan alat berat milik Dinas PUPR Bengkulu.

“Sejak pukul 08.00 WIB Sabtu malam arus lalu lintas Rejang Lebong-Muara Aman, Lebong sudah bisa dilalui kendaraan roda dua dan empat. Kita berharap tidak ada lagi longsor susulan sehingga arus transportasi darat dari dan Lebong berjalan lancar sebagaimana yang diharapkan,” ujar mantan Kadis Kesehatan Provinsi Bengkulu ini.

Meski timbunan tanah longsor di badan jalan sudah berhasil disingkirkan petugas BPBD dan Dinas PUPR Bengkulu, tapi alat berat tetap bekerja di lapangan untuk membersihkan sisa timbunan tanah yang masih ada di lapangan.

“Alat berat akan bekerja membersihkan sisa langsor tanah sampai Minggu (29/4/2024). Ini kita lakukan agar timbunan tanah di badan jalan benar-benar bersih, sehingga arus lalu lintas kendaraan bermotor di jalur ini benar-benar lancar dan aman,” tambah Herwan Antoni.

Pemèrintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu, katanya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak dari jajaran Pemerintah Kabupaten Lebong, serta TNI/Polri yang telah ikut membantu menyelesaikan longsor susulan di Kecamatan Rimbo Pengadang sejak Sabtu (27/4/2024) pagi.

Selain itu, Pemprov Bengkulu mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang membantu bersama membersihkan material longsor baik dari Pemkab Lebong, Kodim Lebong, dan Polres Lebong serta masyarakat Lebong yang turut serta membantu dalam menanganani longsor di Rimbo Pengadang tersebut.

Kapolsek Rimbo Pengadang, Iptu Amir Lukman Hakim mengatakan, situasi di lokasi kejadian longsor saat ini masih bisa terkendali meskipun jalur lalu lintas dari Rejang Lebong-Muara Aman, Lebong dan sebalinya diperlukan pengaturan yang ekstra agar tidak terjadi hal-hal tidak diinginkan pada pengguna jalan.

“Alhamdulilah kita sudah berhasil membuka arus lalu lintas Muara Aman,Lebong-Rejang Lebong dan sebaliknya setelah timbunan tanah longsor di Rimbo Pengadang berhasil disingkirkan menggunakan alat berat Dinas PUPR Bengkulu,” ujarnya.

Sekarang, katanya tinggal mengatur arus lalu lintas baik dari arah Rimbo Pengadang ke Curup,Rejang Lebong dan Rejang Lebonģ ke Muara Aman, Lebong berjalan berjalan lancar seperti semula.

Selain itu, saat ini situasi aman terkendali serta pekerjaan juga selesai meskipun hujan masih menguyur wilayah tersebut.”Kita berharap tidak ada lagi longsor susulan sehingga jalur lintas Rejang Lebong-Muaran Aman, Lebong kembali normal,” demikian Iptu Amir Lukman Hakim.(min)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.