Universitas Bengkulu Deklarasi Pencanangan Zona Integritas WBK dan WBBM

oleh -217 Dilihat
Rektor Unib, Retno Agustina Ekaputri membubuhkan tandatangan disaksikan Asisten I Pemprov Bengkulu, Khairil Anwar pada acara deklarasi pembangunan zona integritas wilayah bebas korupsi (WBK) dan wilayah biroktasi bersih melayani (WBBM) dilingkup perguruan tinggi tersebut.(Foto/Ist)
Rektor Unib, Retno Agustina Ekaputri membubuhkan tandatangan disaksikan Asisten I Pemprov Bengkulu, Khairil Anwar pada acara deklarasi pembangunan zona integritas wilayah bebas korupsi (WBK) dan wilayah biroktasi bersih melayani (WBBM) dilingkup perguruan tinggi tersebut.(Foto/Ist)

Bengkulu- Universitas Bengkulu (Unib) menggelar deklarasi zona integritas wilayah bebas korupsi (WBK) dan wilayah biroktasi bersih melayani (WBBM). Acara deklarasi WBK dan WBBM ini dilaksanakan di Gedung Serba Guna (GSG) Unib dan dihadiri Asisten I Pemprov Bengkulu, Khairil Anwar, Jumat (15/12/2023).

Rektor Unib, Retno Agustina Ekaputri mengatakan, pencanangan integeritas zona WBK ini diharapkan kedepan dapat dilaksanakan semua fakultas yang ada di lingkup Universutas Bengkulu.

“Kita berharap kedepan Unib sebagaimana yang kita sampaikan akan menjadi wilayah bebas korupsi (WBK) dan WBBM), karena sekarang masih dalam proses. Kita berharap tahun depan akan mendapatkan WBK sesuai rencana semula,” ujar Rektor Unib Retno Agustina Ekaputri, seperti dilansir Bengkulu News.co.id.

Rektor Unib, Retno Agustina Ekaputri mengatakan, pihanya menargetkan pada tahun depan fakultas yang ada di Unib satu persatu mendapatkan predikat WBK dan WBBM. Intinya jangan lama-lama terget dapat direalisasikan karena hal ini merupakan kometmen harus dijalankan,” ujarnya.

Hal senada diungkapkan Tim Reformasi Birokrasi, Ditjen Kemendikbud, Ali Akbar mengatakan, pembangunan zona integrasi ditekankan di fakultas bukan universitas, sehingga seluruh fakultas yang ada melakukan peningkatan dan perbaikan tata kelolah universitas secara menyeluruh.

“Jadi, Ditjen pendidikan tinggi tehnologi Kemendikbud melakukan tata kelola perguruan tinggi dibidang akademik baik universitas maupun institut, sehingga pembangunan zona integritas itu ditekan di fakultas bukan universiutas,” ujarnya.

Ali Akbar menyebutkan, saat ini ada enam fakultas yang memperoleh pridikat wilayah bebas korupsi (WBK), yakni Fakultas Bisnis Universitas Padjajaran (Unpad), Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (UI), Fakultas Tehnik Universitas Diponogoro (Undip), Fakultas Tehnik Universitas Gajah Madah (UGM), Fakultas Tehnologi Universitas Brawijaya, dan Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara (USU).

“Kita berharap dengan adanya pembangunan zona integritas maka fakultas di Unib akan meraih predikat WBK. Karena itu, diharapkan seluruh fakultas di Unib akan melakukan tata kelola tingkat universitas sehingga dapat mewujudkan visi misi menjadi universitas kelas dunia pada 2025 mendatang,” ujarnya.(min)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.