Tekan Potensi Stunting, Korem 041 Gamas Bengkulu Libatkan Babinsa

oleh -252 Dilihat
Anggota Babinda, Kodim 0425 Seluma foto bersama masyarakat pada acara sosialisasi stunting dan pelayanan KB Bangga Kencana di salah desa sasaran di Kaupaten Seluma, pekan lalu. (Foto/Idris)
Anggota Babinda, Kodim 0425 Seluma foto bersama masyarakat pada acara sosialisasi stunting dan pelayanan KB Bangga Kencana di salah desa sasaran di Kaupaten Seluma, pekan lalu. (Foto/Idris)

Bengkulu–Sebagai upaya menekan potensi risiko terpapar stunting masyarakat Bumi Rafflesia, Komando Resort Militer (Korem) 041 Garuda Mas (Gamas) Bengkulu, telah melibatkan sejumlah personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) di lingkup Korem setempat.

Pelibatan anggota Babinsa ini untuk mengampanyekan program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) dalam aksi pencegahan stunting dari sektor hulu.

Tugas anggota Babinsa selain melakukan sosialisasi juga memberikan edukasi kepada keluarga dalam kampanye perubahan perilaku masyarakat yang dinilai sebagai faktor penyebab terpapar kasus stunting.

Selain itu, anggota Babinsa diharapkan dapat berperan dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas KB dengan mensosialisasikan media pengaturan jarak kehamilan yang sehat dan ideal.

“TNI masih tetap dan terus setia dalam mendorong keberhasilan program nasional, khususnya Bangga Kencana yang dikenal dengan Keluarga Berencana (KB) dengan ikut serta menjadikan personel Babinsa sebagai motivator KB di tingkat desa binaan,” kata Danrem 041 Gamas Bengkulu, Achmad Budi Handoyo, saat menerima audensi Deputi KSPK, BKKBN Pusat, Nopian Andusti di Makorem Bengkulu, belum lama ini.

Ia mengatakan, peran TNI tidak hanya pada momentum bakti sosial (baksos) TNI Mannggal Bangga Kencana Kesehatan dan TNI Manunggal Membangunan Desa (TMMD) saja, tapi TNI hadir di tengah masyarakat sebagai pembina desa tetap mensosialisasikan program KB dan program nasional lainnya. Semua itu berujung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Danrem 041 Gamas Bengkulu mengajak seluruh jajarannya untuk tetap peduli terhadap kegiatan masyarakat di lingkungannya, agar dengan mudah menyampaikan program pemerintah yang tidak selalu tertaut secara formal.
“Babinsa sebagai garda terdepan untuk lebih dekat bersama masyarakat melalui pendekatan dan komunikasi yang persuasif, maka informasi yang diberikan mudah diterima warga,” ujarnya.

Seperti diketahui berdasarkan data Korem 041 Gamas Bengkulu, saat ini jumlah anggota Babinsa di lima Kodim di Provinsi Bengkulu, mencapai sebanyak 900 orang. Mereka tersebar di Kodim 0407/Kota Bengkulu, Kodim 0408/Bengkulu Selatan, Kodim 0409/Rejang Lebong, Kodim 0423/Bengkulu Utara, Kodim 0425/Seluma dan Kodim 0428/Mukomuko.

Mereka melayani dan mengayomi masyarakat di 1.513 desa dan kelurahan. Pelayanan itu juga berupa mensosialisasikan program Bangga Kencana dan pencegahan stunting.

Dari pantauan lapangan, kegiatan Baksos TNI Manunggal Bangga Kencana dan Kesehatan 2022 di Kabupaten Mukomuko dan Kabupaten Seluma September lalu, tampak personel Babinsa di Kecamatan Talo, Kabupaten Seluma turun langsung ke lapangan mengkampayekan KB dan sosialisasikan faktor dampak dari stunting kepada keluarga dan masyarakat di daerah tersebut.

Gaungkan Stunting

Dandim 0424 Seluma, Letkol Inf Syafrinaldi mengatakan, sejak awal tahun 2022, pihaknya telah mengiatkan kembali personel Babinsa untuk ikut menggaungkan program penurunan stunting dan program Keluarga Berencana (KB) di daerah ini.

Dari 158 desa di Kabupaten Seluma, Pasca pandemi Covid-19, Kodim 0425 Seluma kembali melakukan kampanye program pemerintah dibidang KB dan stunting baik program pusat maupun daerah di 158 desa yang ada di kabupaten pemekaran dari Bengkulu Selatan ini.

“Jadi, program pemerintah pusat dan daerah terkait program KB dan stunting sudah kita sosialisasikan kepada 158 desa dan kelurahan yang ada di Kabupaten Seluma. Kita berharap dari kerja kita dapat menekan kasus stunting di daerah ini sesuai target pemerintah pusat,” kata Dandim 0425 Seluma, Letkol Syafrinaldi kepada wartawan usai mengikuti teleconference pelayanan KB pada puncak Hari Kontrasepsi Sedunia 2022, di Seluma, pekan lalu.

TNI AD dengan program Manunggal Air Bersih, katanya telah bersama pemerintah daerah membuka akses air bersih bagi masyarakat. Saat ini telah tetapkan tiga titik lokus. Adapun tiga lokus tersebut, yakni Desa Padang Capo, Lubuk Sandi dan Talo.

Penyedian air bersih bagi tiga desa tersebut, lanjut Dandim Seluma, semuanya dikerjakan melalui program TNI AD Manunggal Air Bersih. Dalam tersebut anggota Babinsa melakukan sosialisasi dan sekaligus sebagai motivator KB Bangga Kencana.(irs/min)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.