Bengkulu – Pemerintah Provinsi Bengkulu terus mendorong pengelolaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang profesional dan akuntabel melalui peningkatan kompetensi sumber daya manusia.
Salah satunya diwujudkan melalui Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Bendahara KDKMP Angkatan III se-Provinsi Bengkulu yang diikuti 156 peserta.
Kegiatan tersebut dibuka Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu, Nandar Munadi, di Grage Hotel Bengkulu, Rabu (28/10). Dalam kesempatan itu, Nandar juga bertindak sebagai penceramah.
Nandar mengatakan, KDKMP merupakan salah satu langkah strategis untuk memperkuat perekonomian masyarakat dari tingkat desa hingga kelurahan.
Melalui koperasi, masyarakat diharapkan memiliki kesempatan lebih luas untuk mengembangkan usaha produktif, meningkatkan kesejahteraan, dan membangun kemandirian ekonomi.
Namun, keberhasilan koperasi tidak hanya bergantung pada kelembagaan dan kegiatan usaha, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia yang mengelolanya.
Bendahara, khususnya, memiliki peran penting dalam memastikan pengelolaan keuangan berjalan tertib, transparan, cermat, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Karena itu, Nandar meminta para peserta memanfaatkan pelatihan dan sertifikasi tersebut untuk meningkatkan kemampuan sekaligus memperkuat integritas dalam menjalankan tugas.
“Saya berharap kegiatan ini tidak hanya dipandang sebagai pemenuhan persyaratan administratif, tetapi menjadi sarana untuk membangun sumber daya manusia koperasi yang benar-benar kompeten, berintegritas, disiplin, dan mampu menjalankan tugas secara profesional,” ujar Nandar.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bengkulu, Eddyson, meminta seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh agar mampu memahami materi dan memenuhi standar kompetensi yang ditetapkan.
“Saya minta seluruh peserta mengikuti pelatihan ini dengan serius agar mendapatkan hasil yang maksimal. Saya berharap seluruh peserta dapat lulus 100 persen,” kata Eddyson.
Pelatihan dan sertifikasi Angkatan III ini diikuti 156 peserta dari kabupaten dan kota se-Provinsi Bengkulu. Kegiatan berlangsung selama empat hari dan menjadi bagian dari program pelatihan yang direncanakan digelar dalam delapan angkatan.
Melalui program tersebut, Pemprov Bengkulu berharap para bendahara KDKMP memiliki kompetensi yang memadai dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
Pengelolaan keuangan yang profesional, transparan, dan akuntabel diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan anggota, menjaga kesehatan koperasi, serta memperkuat kontribusinya terhadap perekonomian masyarakat.
Editor : Usmin











