Bengkulu Utara- Pembangunan jembatan gantung perintis Garuda di Desa Pagar Ruyung, Kecamatan Batik Nau, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu, saat ini telah memasuki tahap akhir dan progres pekerjaan telah mencapai hampir 100 persen.
Jembatan yang dibangun melalui program Jembatan Perintis Garuda ini menjadi salah satu upaya strategis dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah serta memperlancar mobilitas masyarakat.
Program pembangunan jembatan tersebut sebelumnya dimulai melalui kegiatan peletakan batu pertama pada April 2026. Hingga saat ini, berbagai pekerjaan konstruksi utama telah selesai dilaksanakan, dan tim pelaksana tengah melakukan penyempurnaan serta penyelesaian pekerjaan pendukung guna memastikan jembatan dapat berfungsi secara optimal, aman, dan nyaman digunakan masyarakat.
Keberadaan jembatan gantung perintis Garuda ini, diharapkan mampu menjadi solusi atas kebutuhan akses transportasi warga yang selama ini terkendala kondisi infrastruktur penghubung antarwilayah.
Selain mempermudah aktivitas sehari-hari masyarakat, jembatan ini juga diyakini akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi, distribusi hasil pertanian, akses pendidikan, serta pelayanan kesehatan bagi masyarakat Desa Pagar Ruyung dan sekitarnya.
Pembangunan jembatan ini merupakan hasil sinergi antara TNI Angkatan Darat (TNI-AD), pemerintah daerah, serta dukungan penuh masyarakat setempat. Semangat gotong royong yang terjalin selama proses pembangunan menjadi faktor penting dalam percepatan penyelesaian proyek tersebut.
Program Jembatan Perintis Garuda sendiri merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur dan membuka akses wilayah-wilayah yang membutuhkan konektivitas lebih baik.
Masyarakat Desa Pagar Ruyung menyambut positif pembangunan jembatan ini dan berharap keberadaannya dapat segera dimanfaatkan untuk mendukung berbagai aktivitas sosial dan ekonomi warga.
Dengan progres pembangunan yang hampir selesai, Jembatan Gantung Perintis Garuda Desa Pagar Ruyung diharapkan dapat segera diresmikan dan digunakan oleh masyarakat sebagai sarana penghubung yang aman, nyaman, dan berkelanjutan demi mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat Kecamatan Batik Nau.
Editor : Usmin











