Perbaiki  Jalan Longsor Liku 9, Kementerian LHK Izinkan Pinjam Pakai Kawasan Hutan

oleh -55 Dilihat
Kepala Dinas PUPR Provinsi Bengkulu, Tejo Suroso (Foto/Ist)
Kepala Dinas PUPR Provinsi Bengkulu, Tejo Suroso (Foto/Ist)

Bengkulu-Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyetujui izin pinjam pakai kawasan hutan untuk kepentingan penangganan jalan nasional ruas Bengkulu-Kepahiang, tepatnya liku 9 Tabah Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah, yang longsor akibat hujan lebat beberapa waktu lalu.

“Usulan Pak Gubernur Rohidin Mersyah terkait izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (PPKH) sudah mendapat persetujuan dari KLHK, sehingga penangganan jalan yang longsor di wilayah tersebut didapat atasi dengan baik,” kata Kepala Dinas PUPR Bengkulu, Tejo Suroso kepada wartwan di Bengkulu, Kamis (22/2/2024).

Ia mengatakan, untuk jalan liku sembilan yang longsor saat ini masih dipasang bronjong. Namun, arus lalu lintas di jalan tersebut sampai saat ini masih berjalan lancar.

Terkait usulan izin pakai kawasan hutan untuk perbaikan jalan longsor, kata Tejo sudah diizinkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Selanjutnya akan ditata oleh pihak Balai Jalan Nasional Wilayah Bengkulu.

Dijelaskan, izin pinjam pakai kawasan hutan (PPKH) darurat yang diajukan Gubernur Rohidin Mersyah beberapa waktu lalu, ada dua titik di Liku 9, yakni masing-masing luasan 4,6 hektare dan 2,6 hektare.

Tejo Suroso berharap, dengan keluarnya izin pinjam pakai kawasan hutan tersebut, diharapkan penataannya dapat dilanjutkan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Bengkulu, dalam waktu dekat ini.

“Target kelanjutanya akan ditata oleh Balai Jalan Nasional (BPJN). Pembangunan bronjong itu salah satu upaya dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Bengkulu dalam menangani longsor. Tugas kita dari Dinas PUPR Bengkulu sudah mengusulkan perizinan pinjam pakai kawasan hutan untuk perbaikan jalan longsor tersebut,” demikian Tejo.

Dari pantuan dilapangan meski saat ini badan jalan yang longsor tersebut, baru sebatas dipasang kawat bronjong, tapi arus lalu lintas di jalan nasional ruas Bengkulu-Kepahiang berjalan lancar dan aman.

Hanya saja jika longsor tersebut, tidak segera di atasi secara permanen oleh pihak BPJN Bengkulu, dikhawatikan longsor akan meluas, karena intensitas hujan di wilayah tersebut masih tinggi. Dengan demikian, potensi terjadi longsor di kawasan liku 9 masih memungkinkan.

Jika terjadi longsor lebih besar lagi, maka dipastikan arus transportasi Bengkulu-Kepahiang dan Bengkulu-Lubuklinggau dan sebaliknya akan lumpuh totol. Soalnya, akses darat alternatif Bengkulu-Kepahiang tidak ada kecuali melintas jalan liku 9.

Meski ada jalan alternatif Bengkulu-Kepahiang, tapi kondisi jalanya buruk dan sempat, sehingga truk dan bus tidak bisa melintas di jalan tersebut. Karena itu, masyarakat berharap penangganan jalan longsor liku sembilan secara permanen dapat dilaksanakan secepatnya.(mc/min)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.