Pemprov Bengkulu Minta Kepastian Kelancaran Angkutan Material PSN Pulau Enggano

oleh -103 Dilihat
Asisten III Pemprov Bengkulu, Nandar Munadi didampingi Kepala Dinas PUPR Bengkulu, Tejo Suroso memimpin rapat terkait kelancaran pengangkutan meterial proyek stategis nasional ke Pulau Enggano, Bengkulu Utara.(Foto/Ist)
Asisten III Pemprov Bengkulu, Nandar Munadi didampingi Kepala Dinas PUPR Bengkulu, Tejo Suroso memimpin rapat terkait kelancaran pengangkutan meterial proyek stategis nasional ke Pulau Enggano, Bengkulu Utara.(Foto/Ist)

Bengkulu-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu, meminta kepastian tentang kelancaran mobilisasi atau pengangkutan bahan material dan logistik untuk proyek strategis nasional (PSN) di Pulau Enggano, Bengkulu Utara. Hal ini dilakukan agar pelaksanaan PSN di pulau terluar ini dapat dilaksanakan dengan lancar sesuai harapan.

Menyikapi hal tersebut, Pemprov Bengkulu menggelar rapat membahas mobilisasi bahan material ke Pulau Enggano, bertempat di Kantor Dinas PUPR Provinsi Bengkulu, Kamis (18/1/2024).

Asisten III Setda Provinsi Bengkulu, Nandar Munadi saat memimpin rapat menjelaskan, mobilisasi bahan material untuk proyek yang sedang dikerjakan di Pulau Enggano harus lancar tanpa hambatan.

Dengan lancarnya pengangkutan bahan material ke Enggano, maka pekerjaan proyek dapat berjalan lancar dan baik, sehingga dapat diselesaikan sesuai target.

“Tadi kita bahas bagaimana percepatan pembangunan di Pulau Enggano yang sudah berjalan sejak tahun 2023, dan akan berakhir pada tahun 2024. Jadi, jangan sampai ada hambatan-hambatan sehingga proyek pembangunan infrastruktur di Pulau Enggano dapat berjalan sesuai rencana,” ujar Nandar Munadi.

Ia mengatakan, selama ini PSN di Pulau Enggano, tidak ada hambatan yang berarti, namun diakuinya kondisi proyek di Pulau Enggano berbeda dengan proyek lainnya, karena Pulau Enggano itu terletak di Samudera Hindia dan pengangkutan material dan logistik tidak bisa dilewati jalur darat.

Untuk itu, Pemprov Bengkulu ingin pastikan mobilisasi bahan material ke Pulau Enggano dapat lancar sehingga proyek dari dana pemerintah pusat ini dapat terus berkelanjutan,” demikian ujar Nandar.

Hal senada diungkapkan Kepala Dinas PUPR Provinsi Bengkulu Tejo Suroso. Ia mengatakan, pembangunan infrastruktur di Pulau Enggano sudah dimulai sejak November 2023 lalu, dan akan berakhir pada September 2024 mendatang.

Adapun pekerjaan proyek yang dilakukan di Enggano, antara lain pembangunan jalan lintas di Pulau Enggano sepanjang 32,9 km, pembangunan pengaman pantai dan jalan lingkungan yang merupakan proyek strategis nasional.

Untuk kelancaran bahan logistik dan material pendukung proyek di Pulau Enggano, katanya diperlukan sarana dan prasarana yang memadai, mengingat Pulau Enggano berada di jalur Samudera Hindia sehingga perlu akses yang baik, seperti kesiapan pelabuhan maupun kapal penyeberangan.

“Kami bahas hari ini bersama stakeholder terkait agar mobilisasi logistik dan material ke Pulau Enggano, Bengkulu Utara sehingga dapat berjakan lancar tanpa ada kendala berarti,” demikian Tejo Suroso.(mc/min)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.