Pemprov Bengkulu Bantu Keluarga Korban Tenggelam di Sungai Kedurang

oleh -68 Dilihat
Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah serahkan uang santunan kepada keluarga korban terseret arus Sungai Kedurang, Bengkulu Selatan masing-masing sebesar Rp 15 juta.(Foto/Pemprov Bengkulu)
Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah serahkan uang santunan kepada keluarga korban terseret arus Sungai Kedurang, Bengkulu Selatan masing-masing sebesar Rp 15 juta.(Foto/Pemprov Bengkulu)

Bengkulu-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu memberikan bantuan kepada keluarga korban tenggelam di Sungai Kedurang, Kabupaten Bengkulu Selatan beberapa waktu lalu.

Bantuan tali asih Pemprov Bengkulu tersebut, disampaikan langsung oleh Gubernur Rohidin Mersyah kepada keluarga korban tewas terseret arus deras Sungai Kedurang pekan lalu, akibat hujan deras melanda wilayah tersebut.

Atas nama Pemprov Bengkulu, Rohidin menyampaikan ucapan duka cita mendalam kepada keluarga korban, dan bagi keluarga korban agar tetap tabah dan sabar menghadapi cobaan yang maha berat itu.

“Saya atas nama pemda dan masyarakat Bengkulu ikut berbelasungkawa, rasa ikut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah yang pasti terasa sangat berat dirasakan oleh keluarga korban,” ujarnya.

Rohidin menambahkan, kejadian warga hanyut terseret arus deras Sungai Kedurang ini, terus dipantau melalui Dinas Sosial Provinsi Bengkulu bekerja sama dengan Pemkab Bengkulu Selatan.

Hal ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat, maka diupayakanlah agar keluarga korban tenggelam yang berjumlah 4 orang tersebut mendapatkan dana santunan dari instansi terkait.

“Alhamdulillah proses pengajuan santunan itu telah selesai dan pada hari ini kita berikan uang santunan kepada masing-masing keluarga korban sebesar Rp 15 juta. Bantuan langsung kita serahkan kepada keluarga masing-masing korban,” ujarnya.

Seperti diketahui 4 orang warga Kecamatan Kedurang, Kabupaten Bengkulu Selatan hanyut akibat terseret arus Sungai Kedurang pada Rabu (21/2/2024) lalu. Tiga orang di antaranya sampai saat ini masih belum ditemukan.

Ketiga korban, yakni, Marsanaini (51) warga Desa Keban Agung II, kemudian Musdiana (42), warga Desa Tanjung Negara, dan satu lagi Ahdawati (76), warga Desa Durian Sebatang, semuanya berasal dari Kecamatan Kedurang.

Sedangkan, satu korban yang telah ditemukan atas nama Sunaidah (51), merupakan istri dari Kades Tanjung Negara, Kecamatan Kedurang, Bengkulu Selatan. Tim SAR dan pihak terkait telah melakukan percarian dengan menelusuri sungai tersebutm tapi sampai sekarang belum ditemukan.(min)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.