DKP Bengkulu Bantua Alat Tangkap pada Nelayan Tradisional

oleh -269 Dilihat
Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah disaksikan Kepala Dinas Perikanan Kelautan (DKP) Bengkulu, Syafriandi menyerahkan kunci mesin perahu tempel kepada salah seorang nelayan di Kota Bengkulu.(Foto/Ist)
Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah disaksikan Kepala Dinas Perikanan Kelautan (DKP) Bengkulu, Syafriandi menyerahkan kunci mesin perahu tempel kepada salah seorang nelayan di Kota Bengkulu.(Foto/Ist)

Bengkulu- Sejumlah nelayan tradisional di Bengkulu, mendapat bantuan alat tangkap dari Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Bengkulu, guna meningkatkan kesejahteraan nelayan setempat.

Bantuan tersebut, diserahkan oleh Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, di kantor Dinas DKP Bengkulu, Selasa, (3/1/2023). Bantuan dari DKP Bengkulu itu, antara lain mesin tempel, alat tangkap dan peralatan keselamatan yang diberikan secara gratis kepada kelompok nelayan.

Total bantuan yang diberikan DKP Bengkulu kepada nelayan Bengkulu sebesar Rp 1,9 miliar. Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bengkulu juga memberikan bantuan berupa pengurusan badan hukum bagi Kelompok Usaha Bersama (KUB) Nelayan.

“Kita menyampaikan berbagai paket bantuan alat nelayan, ada jaring, jaket pelampung, mesin tempel, yang tidak kalah penting adalah izin berusaha jadi status kelembagaan KUB nelayan karena itu menjadi prasyarat untuk mereka mendapatkan bantuan juga legalitas pengajuan kredit dan bantuan,” kata Gubernur Rohidin.

Kelembagaan KUB Nelayan sendiri tambah Gubernur Rohidin, merupakan salah satu hal yang penting. Selain sebagai syarat menerima bantuan, badan hukum KUB ini juga menjadi legalitas nelayan untuk melakukan pengajuan kredit.

Sebab, tanpa adanya akte pendirian secara resmi itu menjadi tidak diterima untuk mendapatkan kredit di perbankan. Diharapkan semua kelompok nelayan mempunyai badan hukum yang legal dapat mengembangkan usahanya dengan permodalan dari pinjaman perbankan.

“Tadi saya minta Kadis Kelautan dan Perikanan Bengkulu, mendata seluruh KUB yang ada di Provinsi Bengkulu ini ada berapa, mungkin baru 40 hingga 50 yang sudah mendapatkan akte pendirian, kalau bisa kita akte pendirian kan semua, misal sampai 400 hingga 500 KUB karena ini untuk legalitas KUB,” tambah Gubernur Rohidin.(mc/min)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.