Ciptakan Kampung KB Berkualitas Diperlukan Dukungan Lembaga Teknis

oleh -39 Dilihat
Kepala Perwakilan BKKBN Bengkulu, Zamhari membuka acara sosialisasi Kampung KB dan RDK diikuti ratusan peserta dari berbagai dinas instansi teknis.(Foto HB/Idris Chalik)
Kepala Perwakilan BKKBN Bengkulu, Zamhari membuka acara sosialisasi Kampung KB dan RDK diikuti ratusan peserta dari berbagai dinas instansi teknis.(Foto HB/Idris Chalik)

Bengkulu-Untuk mewujudkan tujuan program Kampung Keluarga Berkualitas (KB) meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), maka perlu didorong dengan gerakan yang interintegrasi dan konvergensi oleh beberapa lembaga teknis.

Lembaga tersebut melakukan penekanan pada penguatan institusi keluarga dan masyarakat melalui intervensi program dan kegiatan dengan pendekatan siklus kehidupan manusia.

Untuk itu, Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Bengkulu tahun ini kembali menggelar orientasi pengelolaan kampung KB dan rumah data kependudukan (RDK) melibatkan ratusan peserta dari beberapa unsur lintas sektor, termasuk Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Bengkulu.

Selain itu, melibat OPD KB, kader RDK dan Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPeKB) dengan tujuan agar meningkatkan pengelolaan Kampung KB oleh lintas sektor, meningkatkan jumlah dan kualitas Kampung KB dan tersedianya data publik dalam bidang kependudukan di Kampung KB yang valid, terpercaya, dan selalu terbarukan bagi masyarakat umum.

Orientasi RDK ini dilaksanakan salah satu hotel di Kota Bengkulu pada Rabu (6/3/2024) dibuka langsung oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu, Zamhari.

Zamhari mengatakan, program kampung KB salah satu strategi pemerintah dalam penguatan kualiats SDM melalui pembangunan dari wilayah pinggiran atau desa.

Ia mengajak Pemerintahan Desa untuk memberdayakan PLKB di desa dalam percepatan pembanguan kualitas sumber daya manusia (SDM). Alasanya, PLKB sebagai bank data tentunya memiliki data sebagai rujukan bagi pemerintah dalam pelaksanaan pembangunan keluarga.

Untuk mendukung hal tersebut, kata Zamhari perlu penguatan data di tingkat desa, yakni data di kampung KB yang disebut rumah data kependudukan.

Melalui Inpres No 3 Tahun 2022 diharapkan pelaksanaan kegiatan Kampung KB dapat lebih optimal,serta menjadi gerakan bersama tingkat desa atau kelurahan, dilaksanakan secara terintegrasi dan konvergensi dalam penyelenggaraan pemberdayaan dan penguatan institusi keluarga.

Menurut Zamhari, ada empat output yang harus dicapai. Pertama, penyediaan data dan dokumen kependudukan. Kedua, peningkatan perubahan perilaku, ketiga, peningkatan cakupan, layanan dan rujukan pada keluarga dan keempat, penataan lingkungan keluarga dan masyarakat.

Sinergitas antara pembangunan Program Bangga Kencana dengan pembangunan sektor terkait, seperti bidang sosial, ekonomi, lingkungan maupun politik dan pertahanan keamanan menjadi salah satu unsur penting dalam implementasi Kampung KB,tambahnya.

Ketua Tim Kerja Bidang Pengendalian Penduduk, BKKBN Bengkulu, Edi Sopyan mwngatakan, orientasi ini berlangsung selama tiga hari sejak 6-8 Maret 2024, melibatkan peserta sebanyak 120 orang dari berbagai lembaga.

Orientasi dimaksudkan agar tersediannya data dan analisis kependudukan bagi pemerintah dan lintas sektoral dalam upaya memberikan intervensi peningkatan kesejahteraan masyarakat yang tepat sasaran dan tepat guna.

Rumah DataKu merupakan Proyek Pro-PN, tidak semata-mata menjadi tempat mengumpulkan dan mengolah data penduduk dalam skala mikro. Namun, sebagai wahana koordinasi kelompok sasaran intervensi pembangunan desa, sekaligus pusat pembelajaran kader pendata di desa, tambah Sofyan.

Melalui upaya ini, katanya diharapkan dapat meraih strategi pencapaian target yang di antaranya yakni terindentifikasi lokasi fokus Pro-PN Rumaha Dataku tahun 2024 dan dapat menemukan kebutuhan pengembang.

Selain itu, pembentukan kampung KB berkualitas yang diiringi dengan pembentukan Rumah dataku. Dan juga terdapat strategi pendampingan dan pembinaan kader RDK dan pengelolaan data,” demikian Edi Sopyan.(irs)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.