Rakor Perekonomian Provinsi Bengkulu, Dorong Pengembangan UMKM Berkelanjutan

oleh -193 Dilihat
Asisten II Pemprov Bengkulu, RA Deny (keempat dari kiri) foto bersama usai membuka rakor perekonomian Provinsi Bengkulu tahun 2023. Rakor diikuti para Kepala Bappeda dan Dinas Koperasi UKM kabupaten dan kota se-Provinsi Bengkulu.(Foto/Ist)
Asisten II Pemprov Bengkulu, RA Deny (keempat dari kiri) foto bersama usai membuka rakor perekonomian Provinsi Bengkulu tahun 2023. Rakor diikuti para Kepala Bappeda dan Dinas Koperasi UKM kabupaten dan kota se-Provinsi Bengkulu.(Foto/Ist)

Bengkulu- Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemprov Bengkulu, RA Denny membuka Rapat Koordinasi Bidang Perekonomian Provinsi Bengkulu Tahun 2023, bertempat di salah satu hotel di kawasan Pantai Panjang, Kota Bengkulu, Kamis (9/11/2023).

Asisten II RA Denny mengatakan, Rakor yang bertajuk Perencanaa Program Pengembangan UMKM dalam rangka Peningkatan Ekonomi Provinsi Bengkulu, diharapkan semua pihak dapat bersinergi dan berkolaborasi dalam mendorong pengembangan UMKM di provinsi ini kedepan.

Dengan demikian, kata RA Denny, pertumbuhan ekonomi Bengkulu semakin stabil dan berkelanjutan, serta mampu memotivasi setiap daerah kabupaten dan kota, untuk bersama-sama berkontribusi membangun Provinsi Bengkulu.

“Jadi, dalam mengembangkan dan meningkatkan sektor UMKM, Pemprov Bengkulu pada tahun 2024 telah menganggarkan bantuan serta pelatihan untuk UMKM. Terlebih sesuai dengan data Kementerian Koperasi dan UKM, kontribusi UMKM terhadap PDB nasional sebesar 60,50 persen,” ujar mantan Sekda Rejang Lebong ini.

Denny menambahkan, Pemprov Bengkulu melalui Bappeda setempat telah menekankan, rakor yang melibatkan Bappeda dan Dinas Koperasi dan UKM kabupaten dan kota se-Provinsi Bengkulu ini, diharapkan dapat mengevaluasi berbagai hal penting terkait prosedur teknis penunjang.

Dengan demikian, dapat memperoleh dukungan dana DAK dan pembiayaan lainnya dari pemerintah pusat untuk membiayai berbagai program peningkatan dan pengembangan UMKM di daerah, serta berkolaborasi dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan sektor UMKM.

“Jadi, ini penting bagaimana harus kita siapkan terkait langkah-langkah strategis yang perlu dilakukan. Sehingga penguatan di daerah mendapatkan dukungan dari pemerintah pusat serta pihak terkait lainnya, seperti dari lembaga perbankan untuk permodalan pelaku UMKM,” tandasnya.(mc/min)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.