Rakerkesda Untuk Laksanakan Transformasi Kesehatan di Bengkulu

oleh -304 Dilihat
Asisten II Pemprov Bengkulu, Fachriza Razie mewakili Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah disaksikan Kadinkes Bengkulu, Herwan Antoni disambut tari sekapur siri saat membuka acara Raker Kesehatan Daerah tahun 2023, di salah satu hotel berbintang di Bengkulu.(Foto/Ist)
Asisten II Pemprov Bengkulu, Fachriza Razie mewakili Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah disaksikan Kadinkes Bengkulu, Herwan Antoni disambut tari sekapur siri saat membuka acara Raker Kesehatan Daerah tahun 2023, di salah satu hotel berbintang di Bengkulu.(Foto/Ist)

Bengkulu-Sebagai bentuk tindak lanjut dari rapat kerja kesehatan nasional di Jakarta, Februari lalu, Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, menggelar rapat kerja kesehatan daerah (Rakerkesda), di salah satu hotel berbintang di Bengkulu.

Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni menyebutkan, pelaksanaan Rakerkesda ini dimaksudkan untuk merumuskan rencana aksi program tahun 2023 yang berfokus pada enam pilar transformasi kesehatan.

“Menyusun strategi dan menyampaikan kebijakan serta rencana implementasi transformasi kesehatan tahun 2923-2024,” kata Kadiskes Bengkulu, Herwan Antoni, di Bengkulu, Selasa (21/3/2023). Di sisi lain, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah dalam sambutannya mengatakan, Pemerintah Provinsi Bengkulu menyambut baik atas langkah konkret Kementerian Kesehatan dalam mengantisipasi tantangan berbagai permasalahan kesehatan, yang fokus pada enam pilar transformasi kesehatan.

Adapun enam pilar transformasi kesehatan yaitu, transformasi layanan primer, layanan rujukan, sistem ketahanan kesehatan, sistem pembiayaan kesehatan dan transformasi SDM kesehatan.

“Kita meyakini enam pilar transformasi kesehatan tersebut akan mampu meningkatkan mutu pelayanan dan mempermudah akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan,” kata Gubernur Rohidin yang disampaikan Asisten II Setda Provinsi Bengkulu, Fachriza Razie, saat membuka secara resmi acara tersebut.

Pemerintah Provinsi Bengkulu, katanya telah melaksanakan berbagai upaya dalam pelaksanaan transformasi kesehatan, khususnya untuk pelayanan primer yaitu, penguatan peran preventif dan promotif di Puskesmas. “Edukasi secara masif terus digalakkan. Seperti Germas. Yaitu memperbanyak gerakan masyarakat untuk berprilaku hidup bersih dan sehat, serta deteksi dini skrining kesehatan,” jelasnya.

Selain itu, pemerintah provinsi, kabupaten dan kota se-Provinsi Bengkulu terus meningkatkan cakupan jaminan kesehatan melalui anggaran APBD Provinsi Bengkulu, sehingga cakupan kepesertaan kesehatan saat ini sudah mencapai 96, 15 persen. “Alhamdulillah kita telah ditetapkan Universal Health Civerage (UHC) dan mendapatkan penghargaan UHC dari Wakil Presiden RI pada 14 Maret 2023 lalu,” sebutnya.

Di akhir sambutannya, Gubernur Rohidin berharap Rakerkesda ini dapat menghasilkan kesimpulan dan rekomendasi produktif dan operasional untuk percepatan pelaksanaan transformasi sistem kesehatan di Provinsi Bengkulu.

Rakerkesda yang diselenggarakan Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu ini, dihadiri Direktur Pengawasan Mutu Alat Kesehatan Kemenkes RI, Kepala Pusat Krisis Kesehatan, RSUD M. Yunus, RSKJ Soeprapto Bengkulu, Ketua IDI Provinsi Bengkulu dan juga Wakil Menteri Kesehatan RI yang hadir secara virtual.(mc/min)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.