Jakarta – Pengusaha dan Owner MR Group Ir. Marwan Ramis memberikan pembekalan kepada alumni baru Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta (FT UMJ) untuk mempersiapkan diri menghadapi dunia industri dan persaingan global.
Pembekalan bertema “Membangun Alumni Teknik yang Unggul dan Beradab di Era Global” tersebut diikuti ratusan alumni baru FT UMJ dan berlangsung di Gedung Pertemuan Kampus UMJ pada September 2026.
Dalam pemaparannya, Marwan yang merupakan alumni Teknik Sipil FT UMJ menekankan pentingnya lulusan memiliki kompetensi teknis sekaligus integritas, etika, dan karakter yang kuat.
“Alumni Teknik UMJ harus menjadi insinyur yang tidak hanya pintar menghitung konstruksi, tetapi juga beradab, memiliki etika, dan membawa nama baik almamater serta daerah asalnya,” kata Marwan.
Ia juga mendorong para alumni untuk memiliki semangat dan keberanian mengembangkan diri, termasuk memanfaatkan peluang di tingkat nasional maupun global.
“Orang dari daerah pun bisa mendunia,” ujarnya.

Selain Marwan, pembekalan menghadirkan VP of Human Capital PT Merkle Innovation Darianti Tanjung yang memberikan materi mengenai strategi memasuki dunia kerja dan pentingnya pengembangan keterampilan nonteknis (soft skill) untuk menghadapi kebutuhan industri modern.
Kegiatan tersebut juga dihadiri pimpinan perusahaan multinasional asal Taiwan, WALSIN, yang menyampaikan ketertarikannya untuk merekrut lulusan terbaik FT UMJ.
Dekan FT UMJ Dr. Ir. Irfan P., S.T., M.Chem.Eng., IPM., serta Kepala Jurusan Teknik Sipil FT UMJ Dr. Ir. Tanjung Rahayu turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pemberian piagam penghargaan kepada Lulusan Terbaik FT UMJ Tahun 2026 yang diraih Ning Kristi Permata Dewi dari Jurusan Teknik Sipil angkatan 2022.

Selanjutnya dilakukan penyerahan dan konfirmasi data lulusan FT UMJ Semester 1 Tahun 2026 dari jajaran dekanat kepada Pengurus IKALUM FT UMJ.
Data tersebut diterima melalui Dewan Pakar Pengurus IKALUM FT UMJ, Ir. Marwan Ramis.
Melalui kegiatan tersebut, FT UMJ mendorong para alumni baru untuk memasuki dunia kerja dengan bekal kompetensi teknis, kemampuan beradaptasi, serta menjunjung nilai-nilai keislaman dan profesialisme.(***)








