Pastikan PTTD Tepat Sasaran, Pemkot Bengkulu Turun ke Sekolah

oleh -372 Dilihat
Pemkot Bengkulu gelar rembuk untuk mencegah meningkatnya kasus stunting di daerah ini, dan sekaligus akan melaksanakan program turun ke sekolah-sekolah di Kota Bengkulu guna memastikan pembagian tablet tambah darah bagi remaja putri tetap sasaran.(Foto HB/Idris)
Pemkot Bengkulu gelar rembuk untuk mencegah meningkatnya kasus stunting di daerah ini, dan sekaligus akan melaksanakan program turun ke sekolah-sekolah di Kota Bengkulu guna memastikan pembagian tablet tambah darah bagi remaja putri tetap sasaran.(Foto HB/Idris)

Bengkulu– Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, akan turunkan ke sekolah-sekolah untuk memastikan program pemberian tablet tambahan darah (PTTD) tetap sasaran dan sekaligus upaya ini dilakukan untuk meningkatkan kesehatan remaja putri terhindar dari ancaman amemia.

Kabid Kesehatan Masyarakat, Dinkes Kota Bengkulu, Neli Hartati, usai mengikuti Rembuk Stunting di Kota Bengkulu, Senin (12/6/2023) mengatakan, program “Aksi Bergizi ” Jumat Sehat, untuk memastikan apakah tablet tambah darah yang didistribusikan diterima dan dikonsumsi oleh remaja pelajar putri di Kota Bengkulu.

Turun tim dari Dinkes Kota Bengkulu ke palapangan itu, katanya untuk menjawab dan menindaklanjuti progam yang telah berjalan. Dengan pemberian tablet tambah darah kepada remaja pelajar putri tersebut, dinilai belum mendapat manfaatnya bagi kesehatan remaja. Padahal PTTD bertujuan meningkatkan kesehatan remaja pelajar putri agar tidak mengalami anemia.

Program PTTD Kota Bengkulu yang telah digerakkan tapi azas manfaatnya belum dirasakan oleh remaja. Sehingga dinilai remaja putri siswi SMP dan SMA masih mengalami anemia. Merujuk dari persoalan tersebut pemerintah terus mencari cara agar memastikan tablet tambah darah benar-benar diterima dan dikonsumsi, FE nya itu dimakan remaja putri, kata Neli.

“Karena tablet telah diberikan melalui program Aksi Bergizi sejak tahun lalu. Tapi masih perlu pengawasan apakan dikonsumsi atau hanyak dibawah pulang dan diabaikan. Sehingga manfaat dati tablet tersebut tidak memberikan nilai pertumbuhan kesehatan pada anak,” ujarnya.

Untuk memastikan zas manfaatnya, kata Neli, pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Kesehatan membuat suatu gerakan setiap jumat itu dipantau langsung oleh guru sekolah dan tim dari puskesmas. Dan diharapkan dapat dikuti OPD terkait untuk memantau program PTTD, sebut Neli.

Program PTTD dari pemerintah sudah lama digerakkan tapi memastikannya apakah diminum atau tidak, itu belum dilakukan secara maksimal, apakah dikonsumsi atau tidak oleh sasaran. Nah, melalui pemantauan ini diharapkan dapat meningkatkan kesehatan remaja putri terhindar dari anemia.

Pada minggu ke-tiga Juni 2023 tahun ini kita akan memastikan apakah PTTD di terima dengan baik dan segarah kita resmikan pemberian dan pemantauan agar dapat ditindak lanjuti secara terus menerus, demikian Neli. (irs)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.