Ketua Umum MUI Apresiasi Respons Kapolri Tindaklanjuti Aspirasi Masyarakat Sukoharjo

oleh -20 Dilihat

Jajarta– Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Muhammad Anwar Iskandar mengapresiasi langkah Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto yang merespons secara terbuka aspirasi, kritik, dan keluhan masyarakat terkait penanganan perkara di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

Menurut Anwar Iskandar, respons cepat Kapolri, termasuk melakukan evaluasi terhadap jajaran kepolisian dan memberhentikan pejabat terkait dari jabatannya, menunjukkan kesungguhan Polri dalam melakukan pembenahan serta menjaga kepercayaan masyarakat.

“Saya menyampaikan penghargaan dan apresiasi kepada Bapak Kapolri yang telah merespons dengan terbuka terhadap saran, kritik, dan keluhan masyarakat terkait dengan proses hukum yang terjadi di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah,” ujar Anwar Iskandar dalam keterangannya, Selasa (2/11/2026).

Ia juga menyampaikan terima kasih atas langkah evaluasi yang dilakukan Kapolri, termasuk rencana pergantian pimpinan dengan pejabat baru. Langkah tersebut dinilai mencerminkan komitmen Polri untuk terus memperbaiki kinerja dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Anwar Iskandar menilai respons Kapolri sejalan dengan semangat Polri melalui tagline “Polisi Bersama Masyarakat”. Ia berharap komitmen tersebut tidak sekadar menjadi slogan, tetapi diwujudkan melalui keterbukaan dalam menerima aspirasi dan kesungguhan mengevaluasi pelaksanaan tugas kepolisian.

“Apa yang dilakukan ini merupakan bagian dari kesungguhan Kepolisian Republik Indonesia serta komitmennya dalam melaksanakan tagline yang selama ini dicanangkan oleh Kepolisian, yaitu Polisi Bersama Masyarakat,” katanya.

Di tengah perkembangan persoalan tersebut, Anwar Iskandar mengimbau masyarakat, khususnya umat Islam, agar tetap tenang dan mempercayakan penanganan perkara kepada aparat penegak hukum sesuai kompetensi dan kewenangannya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga ketertiban, stabilitas, serta persatuan dan kesatuan. Menurut dia, setiap persoalan perlu disikapi secara bijaksana agar tidak memicu perpecahan di tengah masyarakat.

Terkait persoalan yang berhubungan dengan produk pesantren, Anwar Iskandar berharap Kementerian Agama dapat mengambil langkah konstruktif demi kepentingan bersama.

“Kepada seluruh ulama Islam, saya mohon untuk dapat mengendalikan diri, menjaga persatuan dan kesatuan, serta ketenangan di antara kita sekalian,” tuturnya.

Ia berharap seluruh pihak dapat menyikapi persoalan di Sukoharjo dengan mengedepankan ketenangan dan persatuan, serta memberikan kepercayaan kepada aparat penegak hukum agar proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

 

Editor. : Usmin


 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.