Gubernur Rohidin Larang Warga Bengkulu Gunakan Petasan Malam Tahun Baru

oleh -58 Dilihat
Warga Bengkulu dilarang menggunakan petasan saat merayakan Tahun Baru 2024 mendatang. Larangan ini disampaikan Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan terjadi masyarakat Bengkulu pada perayaan Tahun Baru.(Foto/Ist)
Warga Bengkulu dilarang menggunakan petasan saat merayakan Tahun Baru 2024 mendatang. Larangan ini disampaikan Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan terjadi masyarakat Bengkulu pada perayaan Tahun Baru.(Foto/Ist)

Bengkulu- Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah melarang masyarakat menggunakan petasan saat merayakan malam hatun baru 2024 mendatang. Larang ini dilakukan untuk menghindari hal-hal tidak diinginkan terjadi di masyarakat.

“Saya mengimbau masyarakat Bengkulu, tidak menggunakan petasan pada malam tahun baru, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi di masyarakat,” kata Gubernur Rohidin usai melantik Pengurus Alumni SMA Negeri 3 Bengkulu Selatan, Selasa (26/12/2023) lalu.

Ia mengatakan, merayakan malam Tahun Baru dengan memainkan petasan dapat berpotensi membahayakan masyarakat Bengkulu. “Pertama tidak usah bermain petasan ini berisiko, kedua hindari tempat wisata yang memang ada unsur resiko membahayakan. Rayakan saja suasana Tahun Baru di rumah berdoa saling mengingatkan satu sama lain,” ujar Gubernur Rohidin.

Mantan Wakil Bupati Bengkulu Selatan ini, mengharapkan masyarakat Bengkulu pada malam Tahun Baru diisi dengan hal hal yang ringan di rumah. Salah satunya berdoa dan saling mengingat satu sama lain.
Sementara itu, Kordinator Siaga Pos Terpadu Natal Tahun Baru (Nataru) Pantai Panjang, Kota Bengkulu, Sisriyanto mengatakan, khusus petugas Pos Nataru Pantai Panjang petugas akan patroli dari pagi hingga menjelang magrib di bibir Pantai Panjang.

“Kita patroli dari pagi hingga menjelang Magrib itu di bibir Pantai Panjang, tujuanya agar tidak ada wisatawan ataupun masyarakat yang mandi di Pantai Panjang. Apa lagi imbauan sudah kita pasang jangan mandi di Pantai Panjang,” ungkap Sisriyanto (mc/min)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.