Bupati Kaur Dukung Pengembangan Pelabuhan Linau, Proyek Ditargetkan Mulai 2027

oleh -78 Dilihat

Bengkulu– Bupati Kaur, Provinsi Bengkulu, Gusril Pausi mendukung optimalisasi dan pengembangan Pelabuhan Laut Linau untuk meningkatkan kelancaran arus transportasi barang dan jasa dari dan ke Provinsi Bengkulu.

“Pemkab Kaur mendukung penuh optimalisasi Pelabuhan Linau guna meningkatkan kelancaran pengangkutan barang dan jasa di wilayah ini,” kata Gusril di Bengkulu, pekan ini.

Ia mengatakan, apabila dikembangkan dan dikelola dengan baik, Pelabuhan Linau berpotensi menjadi salah satu pintu utama aktivitas bongkar muat barang di wilayah Bengkulu.

Menurut Gusril, Pelabuhan Linau memiliki letak strategis dan keunggulan dari sisi kondisi alur pelayaran yang tidak memerlukan pengerukan setiap tahun. Kondisi tersebut berbeda dengan Pelabuhan Pulau Baai di Kota Bengkulu yang menghadapi persoalan pendangkalan alur.

Dengan kondisi tersebut, aktivitas bongkar muat barang di Pelabuhan Linau diharapkan dapat berlangsung lebih lancar tanpa terganggu persoalan pendangkalan alur pelabuhan.

Gusril mengungkapkan, jika tidak ada perubahan rencana, pengembangan Pelabuhan Linau dijadwalkan mulai dilaksanakan pada 2027. Anggaran untuk pengembangan pelabuhan tersebut telah disiapkan Kementerian Perhubungan melalui APBN 2027.

Selain dukungan anggaran, Detail Engineering Design (DED) atau perencanaan teknis terperinci pengembangan Pelabuhan Linau juga telah rampung. Dengan demikian, seluruh persiapan diharapkan dapat mendukung pelaksanaan proyek sesuai jadwal.

Untuk menunjang kelancaran pembangunan, Pemkab Kaur menyatakan siap memberikan dukungan penuh, termasuk menyediakan lahan apabila diperlukan dalam pengembangan kawasan pelabuhan.

Tidak hanya mengandalkan pengembangan pelabuhan, Pemkab Kaur juga tengah menjajaki kerja sama dengan Pemkab Muara Enim, Sumatera Selatan, untuk membangun konektivitas transportasi darat antara kedua daerah.

“Kita akan membuka jalan Kaur–Muara Enim sepanjang 70 kilometer guna memperlancar arus transportasi barang dan jasa serta angkutan manusia antar kedua daerah,” ujar Gusril, pekan lalu.

Pembangunan akses jalan tersebut diharapkan dapat memperkuat konektivitas wilayah sekaligus mendukung aktivitas ekonomi dan distribusi komoditas antara Kabupaten Kaur dan Kabupaten Muara Enim.(min)

 

Editor. : Usmin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.