Bulan Bakti Peternakan ke-190, Pemprov Bengkulu Dorong Peternak Berdaya Saing

oleh -14 Dilihat

Bengkulu – Pemerintah Provinsi Bengkulu mendorong para peternak di daerah itu bertransformasi menjadi peternak modern, inovatif, dan berdaya saing guna memperkuat ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Herwan Antoni saat membuka Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan ke-190 serta Peringatan Hari Rabies Sedunia 2026 di Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bengkulu, Senin (28/9/2026), mengatakan sektor peternakan memiliki peran strategis bagi daerah.

Mewakili Gubernur Bengkulu, Herwan mengatakan peternakan tidak hanya berperan menyediakan pangan hewani berupa daging, telur, dan susu, tetapi juga menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat dan penyedia lapangan kerja, terutama di perdesaan.

“Peternakan bukan hanya menyediakan daging, telur, dan susu yang bernilai gizi tinggi, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi rakyat yang membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Menurut dia, peringatan Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan yang telah memasuki tahun ke-190 menjadi momentum untuk memperkuat pembangunan subsektor peternakan sekaligus meningkatkan peran para pelaku usaha peternakan dalam mendukung ketahanan pangan.

Peringatan tersebut juga bertepatan dengan Hari Rabies Sedunia yang diperingati setiap 28 September. Herwan mengatakan pengendalian rabies membutuhkan keterlibatan pemerintah dan masyarakat melalui edukasi, pencegahan, serta peningkatan kesadaran terhadap kesehatan hewan.

“Momentum Hari Rabies Sedunia ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat komitmen dalam mengendalikan serta memberantas rabies,” ujarnya.

Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan 2026 berlangsung selama tiga hari, 28-30 September, dengan berbagai layanan yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

Kegiatan tersebut antara lain vaksinasi rabies dan pelayanan kesehatan hewan gratis, Gerakan Makan Telur (Gemar Telur), konsultasi teknis peternakan, pendampingan kelompok tani, demonstrasi pemeriksaan semen beku dan inseminasi buatan (IB), pemeriksaan kebuntingan ternak, serta pameran teknologi reproduksi dan pakan ternak.

Herwan mengatakan berbagai kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah mendorong transformasi sektor peternakan agar lebih modern, produktif, dan mampu menghadapi persaingan.

“Melalui rangkaian kegiatan yang edukatif, interaktif, dan aplikatif ini, kami berharap para peternak di Provinsi Bengkulu mampu bertransformasi menjadi peternak yang modern, inovatif, tangguh, serta memiliki daya saing yang kuat,” katanya.

Ia menegaskan Pemprov Bengkulu akan terus memberikan pendampingan dan fasilitasi kepada pelaku usaha peternakan guna meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan peternak.

Dalam kegiatan tersebut juga diserahkan sertifikat penghargaan kepada dokter hewan terbaik, paramedik terbaik, inseminator terbaik, dan kelompok perguliran terbaik di Provinsi Bengkulu.

Sementara itu, salah seorang pemilik hewan, Eti, mengapresiasi layanan vaksinasi rabies yang disediakan pemerintah. Ia membawa seekor kucing miliknya untuk mendapatkan vaksinasi.

“Saya punya banyak kucing, tetapi yang divaksin hari ini hanya satu ekor karena yang lainnya sudah divaksin. Program ini sangat bagus karena selain vaksinasi ada pengobatan juga,” kata Eti.

 

Editor :  Usmin

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.