Buka Diklat BST, Wagub Bengkulu : Peningkatan Kualitas SDM Harus Berkompeten

oleh -318 Dilihat
Wakil Gubernur Bengkulu, Rosjonsyah (pakai peci hitam) menerima cindra mata dari Kepala Kesyahbandaran dan Keselamatan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pulau Baai Bengkulu, Jondra usai pembukaan diklat peningkatan SDM.(Foto/Ist)
Wakil Gubernur Bengkulu, Rosjonsyah (pakai peci hitam) menerima cindra mata dari Kepala Kesyahbandaran dan Keselamatan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pulau Baai Bengkulu, Jondra usai pembukaan diklat peningkatan SDM.(Foto/Ist)

Bengkulu-Meningkatkan kualitas SDM yang berkualitas terhadap basic keselamatan kerja di bidang kelautan, Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KOSP) Pulau Baai, Provinsi Bengkulu, melaksanakan Diklat Basic Safety Training Kapal Layar Motor (BST KLM) dan Surat Keterangan Kecakapan (SKK) 60 Mil, bertempat di salah satu hotel kawasan Lingkar Barat Kota Bengkulu, Senin (13/2/2023).

Wakil Gubernur (Wagub) Bengkul Rosjonsyah mengatakan, mendukung program Pemprov Bengkulu mengembang dan mengelola potensi laut Bengkulu, perlu adanya peningkatan pemenuhan tenaga kerja yang kompeten, sekaligus memenuhi kualifikasi khususnya di bidang kemaritiman.

“Diharapkan pelatihan ini dapat memberikan manfaat, tidak hanya menambah pengetahuan tentang keselamatan pelayaran tetapi juga dapat membantu menjadikan masyarakat terkhusus nelayan yang lebih produktif,” ujar Rosjonsyah.

Wagub Rosjonsyah menanbahkan, hadirnya Politeknik Kelautan Provinsi Banten ikut andil dalam mengedukasi peserta tentang keselamatan kerja di bidang kelautan dan kemaritiman, jelas sangat bermanfaat meningkatkan kapasitas peserta diklat.

“Dengan adanya pelatihan BSC- operator Kapal tradisional selama 5 hari kedepan, sangat bermanfaat dan membantu para nelayan tradisional khusus di wilayah Provinsi Bengkulu. Kami berharap semoga kegiatan seperti ini di tahun depan dapat berkelanjutan dilaksanakan lagi dan tentunya dengan yang lebih baik agi,” ujar Rosjonsyah.

Kepala KOSP Kelas III Pulau Baai Provinsi Bengkulu, Jondra mengatakan, tujuan diklat ini agar masyarakat khusunya nelayan dapat meningkatkan kompetensi dan keterampilan. Yang kemudian akan dibuktikan sebagai legalitas pelaut dalam melayarkan kapal dan mewujudkan keselamatan serta keamanan pelayaran yang dibutuhkan peran semua pihak.

“Kita berharap kepada para peserta dapat mengikuti kegiatan diklat ini dengan fokus dan sungguh-sungguh, agar dapat mengaplikasikan ilmu sepenuhnya yang telah diberikan oleh narasumber,” demikian Jondra (mc/min)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.