Bengkulu Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla Hadapi Musim Kemarau 2026

oleh -19 Dilihat

Bengkulu – Pemerintah Provinsi Bengkulu memperkuat langkah antisipasi menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada musim kemarau 2026 melalui peningkatan kesiapsiagaan lintas sektor.

Asisten III Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Bengkulu Bidang Administrasi Umum, Nandar Munadi, mengikuti Apel Kesiapsiagaan Penanganan Karhutla Nasional Tahun 2026 dan Reaktivasi Desk Penanggulangan Karhutla secara virtual melalui Zoom Meeting di Balai Raya Semarak Bengkulu, Rabu (6/5/2026).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Bengkulu Khairil Anwar, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Bengkulu Mif Tarul Ilmi, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Bengkulu.

Apel kesiapsiagaan nasional ini dipimpin Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Djamari Chaniago, dari Lapangan Griya Agung, Sumatera Selatan.

Dalam arahannya, Menko Polkam menegaskan bahwa Presiden Republik Indonesia memberi perhatian serius terhadap pengendalian karhutla. Seluruh daerah diminta mempertahankan sekaligus meningkatkan capaian penanganan yang telah diraih selama ini.

“Presiden memberikan perhatian besar terhadap pengendalian karhutla. Capaian yang sudah baik harus terus dijaga dan ditingkatkan,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa keberhasilan pengendalian karhutla merupakan hasil kolaborasi seluruh elemen, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, TNI/Polri, dunia usaha, hingga masyarakat.

Masyarakat juga diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

“Seluruh komponen bangsa harus memperkuat kolaborasi, meningkatkan integrasi, dan membangun kerja sama yang solid agar kejadian karhutla dapat ditekan secara signifikan,” tegasnya.

Sebagai bentuk kesiapan nasional, sebanyak 1.600 personel gabungan dari TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Manggala Agni, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan, hingga perwakilan perusahaan turut mengikuti gelar pasukan dan peralatan.

Keikutsertaan Pemprov Bengkulu dalam apel ini menjadi wujud komitmen daerah dalam memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan menghadapi ancaman karhutla selama musim kemarau tahun ini.

 

Editor :  Usmin

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.