WHO Bakal Dilaunching di Bengkulu, UMKM Didorong Segera Urus Sertifikasi Halal

oleh -18 Dilihat

Bengkulu -“Program Wajib Halal Oktober (WHO) dijadwalkan diluncurkan di Provinsi Bengkulu pada 1 Oktober 2026. Program tersebut diharapkan menjadi momentum bagi pelaku usaha, khususnya UMKM, untuk meningkatkan kepastian dan jaminan halal produk yang mereka pasarkan.

Rencana peluncuran tersebut disampaikan Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Halal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat Rofiqul Umam saat melakukan audiensi dengan Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Herwan Antoni di Balai Raya Semarak Bengkulu, Jumat (25/9).

Dalam audiensi tersebut, Rofiqul Umam didampingi Ketua MUI Provinsi Bengkulu KH Zulkarnain. Pertemuan membahas rencana peluncuran WHO sekaligus memperkuat sinergi antara MUI dan Pemerintah Provinsi Bengkulu.

Rofiqul Umam mengatakan, audiensi tersebut selain menjadi ajang silaturahmi juga untuk menyampaikan kebijakan dan program MUI terkait Wajib Halal Oktober.

Menurutnya, program tersebut merupakan bagian dari implementasi Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal serta Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2024.

“WHO atau Wajib Halal Oktober ini program pusat yang insyãAllah akan kita launching di Bengkulu. Ini merupakan suatu hal yang baru, karena biasanya launching seperti ini kami lakukan di kantor pusat kami di Jakarta,” ujar Rofiqul Umam.

Peluncuran WHO di Bengkulu direncanakan berlangsung di Masjid Baitul Izzah Bengkulu pada 1 Oktober 2026. Jika terealisasi, kegiatan tersebut menjadi peluncuran program di daerah, yang selama ini umumnya dilaksanakan di kantor pusat MUI di Jakarta.

Menanggapi rencana tersebut, Sekda Provinsi Bengkulu Herwan Antoni menyambut baik rencana MUI Pusat menjadikan Bengkulu sebagai lokasi peluncuran program.

Herwan mengatakan Pemprov Bengkulu siap bersinergi dan mendukung program yang memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk dalam membantu pelaku usaha memperoleh sertifikasi halal.

“Kita menyambut baik bahwa Bengkulu, Bumi Merah Putih, insyãAllah akan menjadi titik awal WHO atau Wajib Halal Oktober diperkenalkan di Indonesia. Momentum launching program pusat ini bisa kita jadikan wadah bagi pelaku usaha atau UMKM di Bengkulu untuk melakukan sertifikasi produk halalnya,” kata Herwan.

Ia menambahkan, Pemprov Bengkulu akan terus mendukung berbagai program pemerintah maupun lembaga pusat yang bertujuan mendorong kemajuan daerah dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Di akhir audiensi, Herwan Antoni menyerahkan cendera mata berupa bendera Merah Putih kepada Rofiqul Umam sebagai simbol keakraban dan sinergi antara Pemerintah Provinsi Bengkulu dengan MUI Pusat.

 

Editor : Usmin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.