Bengkulu – Wakil Gubernur Bengkulu Mian mengingatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) agar tidak setengah hati dalam menjalankan tugas, terutama mengawal program pembangunan yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
Penegasan itu disampaikan Mian saat memimpin apel bersama ASN dan kepala OPD di halaman Kantor Gubernur Bengkulu, Senin (2/11/2026).
Dalam arahannya, Mian menegaskan bahwa komitmen pemerintah untuk membantu rakyat tidak boleh berhenti sebagai slogan. Seluruh jajaran pemerintahan harus menerjemahkannya melalui kerja nyata, disiplin, dan tanggung jawab dalam melaksanakan program pembangunan.
Ia secara khusus menyoroti program Bantu Rakyat yang digagas Gubernur Bengkulu Helmi Hasan bersama dirinya dan jajaran pemerintah daerah. Salah satu fokus utama program tersebut adalah percepatan pembangunan infrastruktur untuk menjawab kebutuhan masyarakat.
“Kita sama-sama mengetahui upaya Bantu Rakyat yang digagas Pak Gubernur dan didukung saya bersama jajaran pemerintah daerah. Kita memfokuskan pembangunan infrastruktur dengan anggaran dan cakupan yang sangat besar dibandingkan periode sebelumnya. Karena itu, seluruh jajaran harus benar-benar serius mengawal pelaksanaannya,” tegas Mian.
Menurut dia, kerusakan infrastruktur, terutama jalan, masih menjadi persoalan yang berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat. Kondisi tersebut menyulitkan petani dan pekebun mengangkut serta memasarkan hasil produksi mereka.
Karena itu, Mian meminta OPD terkait memastikan seluruh pekerjaan pembangunan infrastruktur berjalan sesuai target waktu tanpa mengabaikan kualitas.
“Manakala pembangunan ini bisa diselesaikan tepat waktu dan dengan mutu yang baik, maka salah satu persoalan ekonomi biaya tinggi dapat kita atasi. Selama ini masyarakat kesulitan menjual hasil bumi karena terhambat kondisi infrastruktur yang rusak,” ujarnya.
Ia menjelaskan, infrastruktur jalan yang memadai akan memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan. Dengan demikian, biaya transportasi dapat ditekan dan akses masyarakat terhadap pasar menjadi lebih baik.
Mian menegaskan, keberhasilan pembangunan tidak cukup diukur dari jumlah proyek yang dilaksanakan maupun besarnya anggaran yang terserap. Hal yang lebih penting adalah sejauh mana hasil pembangunan tersebut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Untuk itu, ia meminta seluruh ASN dan kepala OPD meningkatkan disiplin, tanggung jawab, serta kesungguhan dalam bekerja. Setiap program pemerintah harus dikawal secara optimal agar tujuan pembangunan benar-benar bermuara pada peningkatan kesejahteraan rakyat.









