Bengkulu- Unive rsitas Bengkulu kerja sama dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) akan membangun instalasi biogas di Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara dalam waktu dekat ini.
“Kita bersama UGM segera membangun instalasi biogas di Enggano dalam waktu dekat, karena di pulau terluar ini banyak ternak sapi,” kata Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Bengkulu, Mochamad Lutfi Firdaus, di Bengkulu, Sabtu (21/12/2024).
Ia mengatakan, potensi kotoran sapi yang ada di Enggano cukup banyak dan menjadi sumber utama biogas. Dengan demikian, kotoran tersebut dapat dimanfaatkan menjadi energi terbarukan.
“Sayangkan kotoran sapi berserakan, dan mencemari. Jadi, kita manfaatkan sebagai bahan baku biogas terbarukan, sehingga dapat membantu masyarakat di pulau terlutar tersebut,” ujarnya.
Selain itu, biogas yang dihasilan nanti dapat membantu masyarakat mengatasi kebutuhan gas rumah tangga. Apalagi pasokan gas elpiji ke Enggano kurang lancar, sehingga jika di daerah ini menghasilkan biogas, maka kebutuhan gas dapat teratasi, kata Lutfi.
Instalasi biogas ini akan dilakukan dalam agenda KKN bersama Unib dan UGM. Direncanakan tahun depan instalasi ini dapat segera dibangun.
Seperti diketahui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) UGM-Unib sudah berlangsung sejak beberapa tahun. Sebelumnya juga pernah dilakukan di Enggano.
Dengan adanya program pemanfaatan kotoran sapi untuk biogas tersebut, masyarakat akan mendapatkan energi alternatif. Diharapkan dapat diakses dengan peralatan yang mudah didapat dan harga yang terjangkau.
Reporter : Usmin
Editor : M Rareza Rebi Aldo