Tingkatkan Kualitas KB, Puluhan Bidan di Bengkulu Ikuti Pelatihan CTU

oleh -343 Dilihat
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu, Rusman Efendi foto bersama peserta pelatihan pelayanan Contraceptive Technology Update (CTU) bagi bidan atau tenaga kesehatan (nakes) pelayanan kesehatan di Provinsi Bengkulu. Peserta pelatihan ini berasal dari sejumlah kabupaten dan kota di Bengkulu.(Foto HB/Idris)
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu, Rusman Efendi foto bersama peserta pelatihan pelayanan Contraceptive Technology Update (CTU) bagi bidan atau tenaga kesehatan (nakes) pelayanan kesehatan di Provinsi Bengkulu. Peserta pelatihan ini berasal dari sejumlah kabupaten dan kota di Bengkulu.(Foto HB/Idris)

Bengkulu – Upaya meningkatkan kualitas dan kuantitas program pembangunan keluarga, kependudukan dan keluarga berencana (Bangga Kencaana) di Provinsi Bengkulu, Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Bengkulu memberikan pelatihan pelayanan Contraceptive Technology Update (CTU) bagi bidan atau tenaga kesehatan (nakes) pelayanan kesehatan di Provinsi Bengkulu.

Pelatihan CTU dimaksudkan untuk mempersiapkan bidan agar memiliki pengetahuan, keterampilan dan perilaku sebagaimana yang menjadi tujuan pelatihan berbasis kompetensi sehingga mampu berkontribusi penuh pada pelayanan dan peningkatan kualitas KB di masyarakat.

Setelah mendapatkan sertifikat CTU, bidan dinyatakan kompeten dalam memberikan pelayanan kontrasepsi Intera Uterine Device (IUD) dan implant, kata Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu, Rusman Efendi kepada pewarta di Bengkulu,seusai menutup pelatihan CTU, Kamis, (1/12/2022).

“CTU akan meningkatkan keterampilan dan kompetensi tenaga bidan dalam memberikan pelayanan implan dan IUD, sehingga akan meningkatkan pencapaian kesertaan KB menggunakan kontrasepsi jangka panjang,” ujar Rusman.

Masih kata Rusman, dengan kian terampilnya nakes dalam memberikan pelayanan kontrasepsi, maka PUS akan terhindar dari risiko 4 Terlalu yang berdampak terhadap meningkatnya kualitas kesehatan serta mampu menekan potensi stunting.

Ia berharap, nakes yang telah mendapat sertifikat CTU terus berkontribusi terhadap perkembangan program KB. Sejak 2018 lalu, BKKBN telah melatih bidan di Bengkulu untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas dalam menberikan pelayanan KB Jangka Panjang.

Sementara itu, Koordinator Bidang Pelatihan dan Pengembangan (Latbang) BKKBN Bengkulu, Arsyad menyebutkan, pelatihan CTU bagi bidan tahun ini berlangsung dalam dua angkatan dengan melibatkan sebanyak 30 orang bidan,  tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Bengkulu.

Rinciannya, Kabupaten Bengkulu Utara tujuh orang, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu Selatan dan Kabupaten Seluma masing-masing empat orang, Kabupaten Mukomuko, Kota Bengkulu masing-masing tiga orang.

Peserta dari Kabupaten Kaur, Lebong dan Kabupaten Bengkulu Tengah masing-masing hanya satu orang dan Kabupaten Kepahiang sebanyak dua orang. “Angkatan pertama berlangsung selama dua pekan sejak 1-16 November 2022, dan angkatan kedua pada 17 November hingga 2 Desember 2022,” ujar Koorbid Latbang BKKBN ini.

Untuk menilik hasil pelatihan tersebut, setelah mendapatkan materi, peserta terlibat langsung untuk praktik lapangan memberikan pelayanan di beberapa faskes di Kota Bengkulu. Pada praktik tersebut telah melayani sebanyak 74 akseptor MKJP di antaranya IUD sebanyak 31 akseptor dan implant 43 akseptor, sebut Arsyad.(irs)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.