Target 25 Besar di PON Mendatang, KONI Bengkulu Gelar Warkshop Management Organisasi Keolahragaan

oleh -413 Dilihat
KONI Provinsi Bengkulu menggelar Warkshop Management Organisasi Keolahragaan dalam rangka mencapai target masuk peringkat 25 besar PON tahun 2028 di Provinsi NTT dan NTB.(Foto HB/Usmin)
KONI Provinsi Bengkulu menggelar Warkshop Management Organisasi Keolahragaan dalam rangka mencapai target masuk peringkat 25 besar PON tahun 2028 di Provinsi NTT dan NTB.(Foto HB/Usmin)

Bengkulu-Komite Olaharaga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Bengkulu, menggelar Warkshop Management Organisasi Keolahragaan angkatan II,”Transformasi Menuju KONI Provinsi Bengkulu Profesional Strategi Akselarasi Prestasi PON 2028.”

Acara yang dibuka oleh Wakil Ketua KONI Provinsi Bengkulu sekaligus Ketua Panitia Warkshop, Rodi Hernawan, bertempat di salah satu hotel berbintang di Kota Bengkulu, Kamis (20/11/2025).

Kegiatan Warkshop ini seharusnya dihadiri dan dibuka Ketua Umum KONI Provinsi Bengkulu, Teuku Zulkarnain, tapi karena yang bersangkutan ada tugas lain, maka acara ini dibuka Wakil Ketua Rodi Hernawan.

Ketua panitia melaporkan acara warkshop ini diikuti sebanyak 103 peserta terdiri atas Pengurus KONI Provinsi Bengkulu sebanyak 69 orang, Pengurus KONI kabupaten dan kota se- Provinsi Bengkulu sebanyak 20 orang dan Staf KONI Provinsi Bengkulu sebanyak 14 orang.

Sementara itu, warkshop angkatan II ini menghadirkan sebanyak 6 orang nara sumber berasal dari lokal dan nasional, dan orang moderator. Salah satu nara sumber dari nasional adalah Agung Rumianto.

Agung Rumianto selain ahli dibidang olahraga juga merupakan salah satu pejabat di Kemenpora. Warkshop ini bertujuan untuk melakukan perubahan mendasar kepada pengurus dan pelaku olahraga di Bengkulu, guna meningkatkan prestasi olahraga daerah ini dikanca nasional, terutama pada PON 2028 di Provinsi NTT dan NTB mendatang.

KONI Provinsi Bengkulu dibawah kepemimpinan, Teuku Zulkarnain menargetkan peringkan Provinsi Bengkulu di PON 2028 di NTT dan NTB berada pada posisi 25 besar dari sekarang berada diurutan 37 dari 38 provinsi yang ada di Tanah Air.

Untuk merealisasikan target tersebut, KONI Provinsi Bengkulu, selain melakukan pembinaan para atlet dari sejumlah cabor juga merubah mansed dari administrasi yang dilakukan selama ini menjadi ke strategis, agar target Bengkulu masuk 25 besar nasional di PON mendatang.

Untuk menaikan peringkat Bengkulu di PON dari urutan kedua dari bawah atau posisi 37 dari 38 provinsi, tidak gambang karena harus berhasil meraih sedikit 6 medali emas di PON mendatang.

Namun, jika kerja keras KONI dan para pengurus cabang olahraga (cabor) yang ada di daerah ini, terutama cabor yang berpotensi merebut medali emas di PON 2028 mendatang, maka target Bengkulu masuk peringkat 25 dapat direalisasikan dengan baik.

Perbanyak Kompetisi

Sementara itu, ahli olahraga Agung Rumiyanto mengatakan, untuk menghasilkan atlet berprestasi bukan pekerjaan gampang, tapi membutuhkan kerja keras baik latihan, menu makanan atlet, gizi, nutrisi atlet sesuai kebutuhan dan rekaperi yang cukup.

Selain itu, untuk menghasilkan atlet yang berpotensi menghasilkan medali emas di PON, maka KONI Bengkulu harus banyak melaksananakan kampetisi. Dari kompetisilah ini akan menghasilkan atlet-atlet yang berpotensi untuk berprestasi di kanca nasional dan internasional.

“Jadi, untuk menghasilkan atlet berprestasi perlu dilakukan banyak-banyak menggelar kompetisi dari setiap cabor serta kebutuhan latihan atlet dapat terpenuhi,” ujar Agung Rumiyanto saat menjadi nara sumber pada sesi pertama Warkshop tersebut.

Agung menambahkan, penentuan cabor unggulan di PON harus berdasarkan hasil kompetisi. Sebab, atlet yang menjadi juara dikompetisi untuk menjadi juara di PON. “Karena itu, sebelum ditentukan cabor unggulan, maka perbanyak kompetisi di setiap cobor, sehingga bisa menentukan cabor mana yang bisa meraih mendali di PON,” ujarnya.

Prestasi Bengkulu Anjlok

Seperti diketahui prestasi Bengkulu di PON sejak tahun 2008 hingga tahun 2024 anjlok, karena peringkat Bengkulu secara nasional setiap kali PON merosot. Seperti PON 2008, Bengkulu meraih 2 emas, 2 perak dan 5 perunggu dengan peringkat 28 nasional.

Selanjutnya pada PON 2012, Bengkulu hanya meraih 2 perak dan 4 perunggu posisi peringat berada diurutan 31, PON 16 Bengkulu hanya meraih 2 perak dan 2 perunggu dengan peringkat 33 nasional, dan PON 2020 Bengkulu berhasil meraih 1 emas, 4 perak dan 7 perunggu dengan peringkat 30 nasional.

Namun, pada PON tahun 2024 prestasi Bengkulu benar-benar anjlok. Bengkulu hanya berhasil mengolek 7 perunggu tanpa emas dan perak, sehingga peringkat Bengkulu menjadi urutan ke 37 dari 38 provinsi yang menjadi peserta PON.

 

Reporter : RGA
Editor      : Usmin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.