Taekwondo Regional Sumatera Open Turnamen di Bengkulu Diikuti 1.126 Peserta

oleh -451 Dilihat
Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah membuka Kejuaraan Taekwondo Indonesia Regional Sumatera Open Turnamen ke-3 memperebutkan Piala Gubernur Bengkulu Tahun 2022, bertempat di Gedung Olahraga (GOR) Sawah Lebar, Kota Bengkulu.(Foto/Ist)
Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah membuka Kejuaraan Taekwondo Indonesia Regional Sumatera Open Turnamen ke-3 memperebutkan Piala Gubernur Bengkulu Tahun 2022, bertempat di Gedung Olahraga (GOR) Sawah Lebar, Kota Bengkulu.(Foto/Ist)

Bengkulu- Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah membuka Kejuaraan Taekwondo Indonesia Regional Sumatera Open Turnamen ke-3 memperebutkan Piala Gubernur Bengkulu Tahun 2022, bertempat di Gedung Olahraga (GOR) Sawah Lebar, Kota Bengkulu, Sabtu (13/8/2022).

Gubernur Rohidin Mersyah dalam sambutannya meminta peserta agar terus menjunjung tinggi nilai-nilai sportifitas dalam setiap pertandingan.

Olahraga sendiri menurut Gubernur Bengkulu, tidak hanya untuk menggapai prestasi, tapi dapat menjadi sebuah pekerjaan yang menghasilkan dan menjanjikan masa depan yang baik.

“Hari ini kita melaksanakan kejurda Taekwondo memperebutkan Piala Gubernur Bengkulu ke – 3 untuk wilayah regional Sumatera. Event seperti ini penting karena olahraga tidak sebatas capaian prestasi, di era sekarang olahraga sudah menjadi mata ekonomi, yang bisa mendatangkan uang karena prestasi,” papar Gubernur Rohidin.

Kejuaraan Taekwondo Indonesia Regional Sumatera Open Turnamen ke-3, Piala Gubernur Bengkulu Tahun 2022 ini, sendiri diikuti oleh 1.126 orang atlet Taekwondo, yang terbagi dalam beberapa kategori. Pesertanya sendiri tidak hanya berasal dari Provinsi Bengkulu, tapi juga berasal dari provinsi lain, seperti Sumatera Selatan.

Masih butuh perjuangan panjang dan keseriusan untuk terus mengembangkan olahraga Bengkulu. Namun, dengan kerja keras dan pembinaan yang berkesinambungan bukan tidak mungkin olahraga Provinsi Bengkulu, dapat tampil menjadi unggulan di kancah nasional.

Sekarang sport tourism, sport technologi sudah harus dikembangkan, tetapi memang untuk mencapai arah itu masih butuh perjuangan yang panjang dan keseriusan prinsip.

“Jadi memang harus ada dua sisi, yang memang latihan dari masing – masing cabor harus betul-betul dilakukan dengan rutin dan sungguh-sungguh kemudian kejuaraannya memang harus terukur dan berkesinambungan,” tandas Gubernur Rohidin.

Sementara itu, Ketua Umum Tekwondo Indonesia Provinsi Bengkulu, Sefty Yuslinah mengungkapkan bahwa antusiasme pesarta sangat tinggi, sebelumnya di perkirakan hanya berkisar 800 peserta, tapi ternyata peserta membludak hingga 1.126 orang.

Ia menambahkan turnamen ini juga menjadi sarana guna menyeleksi atlet-atlet Taekwondo yang akan berlaga di Pekan Olahraga Pelajar Nasional 2023 mendatang.

“Ya ini, kita dalam rangka seleksi untuk Popnas 2023, dan setiap Dojang akan didampingi oleh Dispora untuk seleksi para atlet yang berprestasi dari Dojang-Dojang, dan akan dibina. Kita berharap bisa menghasilkan minimal perunggu atau perak bahkan medali emas,” harap Sefty Yuslinah.(mc/min)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.