Sikapi Kota Bengkulu Rawan Banjir, Pemkot dan DPRD Anggarkan BTT 2023

oleh -160 Dilihat
Salah satu daerah di Kelurahan Sukamerindu, Kota Bengkulu, tergenang banjir, pekan lalu menyusul hujan lebat melanda daerah ini. Sedikitnya ribuan rumah masyatakat di sejumlah kecamatan terendam banjir di atas satu meter.(Foto HB/Usmin)
Salah satu daerah di Kelurahan Sukamerindu, Kota Bengkulu, tergenang banjir, pekan lalu menyusul hujan lebat melanda daerah ini. Sedikitnya ribuan rumah masyatakat di sejumlah kecamatan terendam banjir di atas satu meter.(Foto HB/Usmin)

Bengkulu- Menyikapi Kota Bengkulu, daerah rawan dilanda banjir setiap musin hujan, Pemkot bersama DPRD setempat bersepakat kembali menganggarkan dana belanja tidak terduga pada APBD 2023 mendatang.

Hal tersebut disampaikan anggota Komisi II DPRD Kota Bengkulu, Teuku Zulkarnain, di Bengkulu, Rabu (7/9/2022). Ia mengatakan, Kota Bengkulu merupakan salah satu daerah rawan dilanda banjir di Provinsi Bengkulu, setiap musin hujan, maka Pemkot Bengkulu dan DPRD pada tahun depan sepakat untuk menganggarkan belanja tidak terduga (BTT).

“Anggaran BTT ini, diperuntukan apa bila anggaran di OPD terkait, khusus menangani bencana alam terbatas, sehingga dana tersebut bisa digunakan. Dengan demikian, masyarakat yang terdampak bencana dapat ditangani baik,” ujarnya.

Politisi PAN ini menambahkan, pada tahun sebelumnya Pemkot dan DPRD Kota Bengkulu, telah menganggarkan sebesar Rp 1 miliar dan rencananya pada APBD 2023, akan dianggarkan kembali sebanyak Rp 1,1 miliar.

“Anggaran ini untuk persiapan apabila nantinya ada hal-hal tak terduga, seperti bencana banjir, wabah penyakit dan lain-lain. Kalau anggaran misalnya di BPBD habis, maka anggaran ini dipakai untuk bantuan logistik kepada korban bencana,” tambah Teuku.

Sama halnya dengan kejadian wabah Covid-19 2020 lalu. Teuku mengatakan, anggaran BTT Kota Bengkulu, dinilai cukup efektif terutama dalam penanganan Covid-19. Diharapkan anggaran ini nantinya bisa mengcover masyarakat yang dilanda bencana alam dan bencana lainnya.

“Penambahan anggaran ini disesuaikan dengan kondisi yang terjadi saat ini. Meski sempat mengalami situasi sulit bencana banjir yang akhir-akhir ini semakin sering terjadi saat hujan turun di Kota Bengkulu. Namun, untuk sementara ini masih bisa di back up oleh anggaran-anggran penanggulangan bencana yang ada di masing-masing OPD di lingkup Pemkot Bengkulu,” demikian Teuku.(min)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.