Satgas MBG Bengkulu Sidak Dapur hingga Dini Hari, Sampel Makanan Diuji BPOM

oleh -3 Dilihat

Bengkulu – Pemerintah Provinsi Bengkulu memperketat pengawasan pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk memastikan makanan yang disajikan kepada penerima manfaat memenuhi standar mutu, kebersihan, dan keamanan pangan.

Pengawasan dilakukan melalui inspeksi mendadak (sidak) oleh Satuan Tugas (Satgas) MBG Provinsi Bengkulu bersama Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Muara Dua, Kampung Melayu, Kota Bengkulu, Kamis (5/11) dini hari.

Sidak dipimpin Wakil Ketua Satgas MBG Provinsi Bengkulu R.A. Denni, yang juga Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Bengkulu. Turut mendampingi Kepala KPPG Provinsi Bengkulu Nurjaeni dan Kepala Regional Badan Gizi Nasional (BGN) SPPG Bengkulu Iqbal Ramadhan.

Tim memeriksa sejumlah aspek operasional dapur, mulai dari proses pengolahan makanan, penyimpanan bahan baku, kebersihan peralatan dan lingkungan dapur, hingga penerapan standar operasional prosedur (SOP). Petugas juga mengambil sampel untuk diuji melalui Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Bengkulu.

Denni mengatakan, sidak merupakan bagian dari pengawasan rutin untuk memastikan seluruh dapur SPPG menjalankan operasional sesuai ketentuan. Pengawasan juga diperlukan untuk mendeteksi potensi persoalan keamanan pangan sejak dini.

“Pengawasan seperti ini akan terus kita lakukan secara rutin agar standar mutu, kualitas makanan, serta pelayanan dapur tetap terjaga. Kita ingin memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan dan SOP yang telah ditetapkan,” kata Denni.

Menurut dia, pengambilan sampel makanan menjadi salah satu langkah untuk memastikan makanan yang nantinya disalurkan kepada penerima manfaat aman dikonsumsi dan memenuhi standar kualitas.

Sementara itu, Kepala KPPG Provinsi Bengkulu Nurjaeni mengatakan, pengawasan bersama pemerintah daerah diperlukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan dapur SPPG. Sinergi antarlembaga diharapkan dapat memastikan seluruh tahapan penyediaan makanan memenuhi standar yang ditetapkan.

Dari hasil pemeriksaan sementara di dapur SPPG Muara Dua, tim menemukan sejumlah catatan dan koreksi minor yang harus segera ditindaklanjuti pengelola.

Nurjaeni mengapresiasi pengelola dapur yang menerima kedatangan tim pemeriksa meskipun sidak berlangsung pada dini hari. Ia berharap seluruh masukan hasil pemeriksaan segera diperbaiki agar kualitas operasional dapur semakin meningkat.

Pengawasan terhadap dapur SPPG di seluruh wilayah Provinsi Bengkulu akan terus diperkuat sebagai tindak lanjut arahan Gubernur Bengkulu Helmi Hasan. Pemerintah daerah juga akan berkoordinasi dengan KPPG, BGN, organisasi perangkat daerah teknis, serta unsur TNI-Polri.

Melalui pemeriksaan rutin, pengujian sampel makanan, dan evaluasi pengelolaan dapur, Pemprov Bengkulu berupaya mencegah risiko gangguan keamanan pangan dalam pelaksanaan program MBG. Dengan demikian, makanan yang diberikan kepada penerima manfaat, terutama anak-anak, diharapkan aman, layak konsumsi, dan memenuhi standar gizi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.