Bengkulu- Asisten I Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu, Khairil Anwar secara resmi membuka kegiatan Gerakan Pangan Murah yang digelar TVRI Bengkulu, bertempat di halaman Kantor TVRI Bengkulu, Rabu (11/3/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan Pangan Murah Serentak yang diselenggarakan Badan Pangan Nasional bekerja sama dengan TVRI. Program tersebut dilaksanakan secara bersamaan di Stasiun TVRI Pusat Senayan serta 31 stasiun TVRI daerah di seluruh Indonesia sebagai upaya stabilisasi pasokan dan harga pangan menjelang Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Bengkulu Arif Gunadi, serta Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Bengkulu Nelly Alesa.
Khairil Anwar menyampaikan apresiasi kepada TVRI Bengkulu yang telah menginisiasi kegiatan pasar murah sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga lebih terjangkau.
“Kegiatan seperti ini sangat membantu masyarakat, terutama dalam menjaga keterjangkauan harga bahan pokok di tengah meningkatnya kebutuhan menjelang Hari Raya Idulfitri. Hal ini juga sejalan dengan semangat program Bantu Rakyat yang diusung Pemerintah Provinsi Bengkulu,” ujar Khairil Anwar.
Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah, lembaga penyiaran, serta berbagai pemangku kepentingan sangat penting untuk membantu masyarakat menghadapi potensi kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang hari besar keagamaan.
Sementara itu, Kepala TVRI Bengkulu Fonda Rafael mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen TVRI untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya melalui penyebaran informasi, tetapi juga melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung.
“Kegiatan ini merupakan langkah kecil dari kami untuk membuktikan bahwa TVRI adalah rumah bagi rakyat. Melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dan berbagai pihak, kami ingin memastikan masyarakat Bengkulu dapat memperoleh bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar,” kata Fonda.
Dalam Gerakan Pangan Murah ini, masyarakat dapat membeli berbagai bahan kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah dari harga pasar, di antaranya beras SPHP Rp 58.000/karung isi 5 kg, minyak goreng Rp 15.500/liter, gula pasir Rp 17.500/kg, telur ayam ras satu Rp 52.000/karpet, ayam potong Rp 38.000/kg, bawang merah Rp 36.000/kg serta bawang putih Rp 34.000/kg.
Masyarakat sangat antusias berbelanja bahan pangan di pasar murah tersebut karena selisi harga lumayan dibanding belanja di pasar tradisiona. Sejak pagi hingga siang masyarakat berbondong-bondong mendatangi pasar untuk belanja bahan pangan kepeluan Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah mendatang.
Salah seorang warga Belakang Pondok, Mita, mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah tersebut. “Kami senang sekali bisa membeli bahan makanan yang harganya jauh lebih murah dari pasar. Biasanya saya beli ayam di pasar sampai Rp 40.000/kg, tetapi di sini bisa dapat Rp 38.000/kg. Semoga kegiatan seperti ini sering diadakan,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat dapat terbantu memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau sekaligus memperkuat sinergi antara media, pemerintah, dan berbagai pihak dalam mendukung kesejahteraan masyarakat Bengkulu.
Editor : Usmin











