Remaja Forum GenRe Kota Bengkulu  Galang Dana Bantu Keluarga Berisiko Stunting

oleh -260 Dilihat
Plt Kaper BKKBN Bengkulu, Iqbal Apriansyah memberikan sambutan pada acara konser amal yang digelar Forum GenRe Kota Bengkulu untuk membantu keluarga beresiko stunting di daerah ini.(Foto HB/Idris)
Plt Kaper BKKBN Bengkulu, Iqbal Apriansyah memberikan sambutan pada acara konser amal yang digelar Forum GenRe Kota Bengkulu untuk membantu keluarga beresiko stunting di daerah ini.(Foto HB/Idris)

Bengkulu- Remaja peduli stunting yang tergabung komunitas Forum Generasi Berencana (GenRe) di Kota Bengkulu, menggalang dana untuk disalurkan kepada keluarga-keluarga berisiko dan berpotensi tubuh kerdil akibat kekurangan gizi dalam waktu yang cukup lama.

Forum Generasi Berencana (GenRe) ini menggelar konser amal pada akhir pertengahan Juni 2023. “Penggalangan dana digelar dalam konser amal cegah Anak Stunting (KACA) yang akan dilanjutkan dengan Dapur Sehat Gemilangkan Stunting (Darling). Dana terkumpul akan disalurkan dalam bentuk makanan bermenu sehat bagi keluarga yang berisiko stunting.

Selain penggalangan dana sebagai salah satu wujud peduli stunting, Forum GenRe Kota Bengkulu juga menggelar talkshow kampanye pencegahan stunting. Talkshow tersebut menggandeng kakak GenRe Kota Bengkulu Mirza. Kegiatan ini diikuti ratusan remaja pelajar dan mahasiswa di Kota Bengkulu.

Acara ini dihadiri Pelaksana tugas (Plt) Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencna Nasional (BKKBN) Provinsi Bengkulu M. Iqbal Apriansyah, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, PengendalianPenduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kota Bengkulu, diwakili Koordinator PKB Kecamatan Selebar Kota Bengkulu, Babul Almi.

Kepala Kaper BKKBN Bengkulu, Iqbal mengajak remaja untuk selalu berinovasi dan berkreasi positif dalam berbagai hal. Terhadap program Bangga Kencana, GenRe diminta untuk menjadi contoh baik dan tauladan di lingkungan. “Jadilah anak muda sebagai agen perubahan di lingkungannya,” ujarnya.

Ia mengatakan, jadilah agen perubahan, pakailah label tersebut untuk menjadi contoh dilingkungan masyarakat. Diharapkan remaja hadir di tengah masyarakat sebagai konselor dan pendidik sebaya, agar dapat menumbuhkan remaja yang sehat dan berkualitas.

Didepan ratusan remaja, Iqbal banyak menghimbau agar remaja memperhatikan tentang kesehatan reproduksi. Agar tumbuh menjadi remaja yang sehat dan berkualitas sebagai penerus pembangunan. “Remaja harus mengenal kespro dan harus merencanakan waktu yang tepat dan ideal untuk menikah, apakah sudah siap menikah dan hamil. Menikahlah pada usia yang ideal yaitu 21 dan 25 tahun,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana KACA DARLING Kota Bengkulu Ahmad Alghaniyu menyebutkan bahwa konser amal cegah stunting di Kota Bengkulu bekerja sama dengan pemerintah kota dalam hal ini DP3APPKB dan kakak GenRe Kota Bengkulu, serta lembaga swasta yang peduli akan stunting.

Dana yang terkumpul akan disalurkan kepada keluarga stunting dengan menyajikan menu makanan sehat sebagai tambahan asupan nutrisi. “Kita turun menyasar donatur, yang diawali dari komunitas remaja GenRe dan anggota PIK-R serta donatur yang peduli akan program pencegahan stunting di Bengkulu,” tambahnya.

Dengan demikian, diharapkan program ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan pemerintah dalam pembangunan kependudukan. Khususnya dapat menekan potensi tumbuhnya stunting baru di Kota Bengkulu. (irs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.