Rachmat Riyanto Targetkan Kabupaten Benteng Jadi Basis Tidar di Provinsi Bengkulu

oleh -50 Dilihat
Ketua Dewan Pembina Tidar Prvinsi Bengkulu, Rachmat Riyanto foto berrsama pengurus Tidar Bengkulu Tengah usai membuka pelatihan Tunas 1 dan 2, diikuti kader Tidar 10 kabupaten dan kota di Bengkulu.(Foto/MC Benteng)
Ketua Dewan Pembina Tidar Prvinsi Bengkulu, Rachmat Riyanto foto berrsama pengurus Tidar Bengkulu Tengah usai membuka pelatihan Tunas 1 dan 2, diikuti kader Tidar 10 kabupaten dan kota di Bengkulu.(Foto/MC Benteng)

Bengkulu Tengah- Dewan Pembina Tidar Provinsi Bengkulu, Rachmat Riyanto menargetkan Kabupaten Bengkulu Tengah, Bengkulu menjadi basis pengembangan organisasi Tunas Indonesia Raya (Tidar) Provinsi Bengkulu.

Hal tersebut disampaikan Bupati Bengkulu Tengah, Rachmat Riyanto saat membuka Pelatihan Tunas 1 dan 2, diikuti kader Tidar dari sembilan kabupaten dan satu kota se-Provinsi Bengkulu, Sa btu (11/7/2026).

Rachmat mengatakan pelatihan ini diharapkan mampu melahirkan kader-kader muda yang memiliki jiwa kepemimpinan serta mampu berkontribusi bagi daerah masing-masing.

“Hari ini saya sebagai Ketua Pembina Tidar Provinsi Bengkulu resmi membuka Pelatihan Tunas 1 dan 2 untuk kader-kader Tidar se-Provinsi Bengkulu. Semua kabupaten dan kota ikut dalam acara ini,” kata Rachmat di Pendopo Bupati Bengkulu Tengah, Sabtu (11/7/2026).

Ia berharap para peserta tidak hanya mendapatkan materi organisasi, tetapi juga mampu menjadi generasi muda yang memiliki kapasitas untuk membawa perubahan positif. “Kita berharap nanti dari pelatihan ini akan melahirkan manusia-manusia Indonesia yang hebat, yang lebih Indonesia Raya lagi, dan bisa mengendalikan berbagai hal, baik untuk dirinya sendiri maupun untuk daerah tempat dia tinggal,” ujarnya.

Menurut Rachmat, kehadiran pemateri dari Pengurus Pusat (PP) Tidar menjadi nilai tambah bagi para peserta sekaligus menjadi kebanggaan karena Bengkulu Tengah dipercaya menjadi tuan rumah pelatihan tingkat provinsi tersebut.

“Makanya hari ini dibekali semua, ada kawan-kawan dari pusat yang hadir. Tentu ini sesuatu yang membanggakan buat Bengkulu Tengah karena kita dipercaya menjadi tuan rumah pelatihan ini,” ucapnya.

Rachmat menilai Bengkulu Tengah memiliki potensi besar dalam pengembangan organisasi kepemudaan. Diungkapkan  sekitar 40 persen penduduk Bengkulu Tengah atau sekitar 40.000 jiwa berada pada rentang usia produktif 17 hingga 40 tahun. Potensi ini menjadi modal besar untuk memperkuat kaderisasi Tidar di Provinsi Bengkulu.

“Kita di Bengkulu Tengah ini memiliki potensi anak muda sekitar 40 persen dengan jumlah sekitar 40.000 orang dalam rentang umur 17 sampai 40 tahun. Jadi saya sampaikan kepada semuanya, ini harus fokus dan kita akan menjadikan Bengkulu Tengah ini basis daripada Tidar Provinsi Bengkulu. Itu harapan saya ke depan,” ujarnya.

Generasi Muda Melek Politik

Sementara itu, Ketua Umum PD Tidar Bengkulu, Sandhy Cahyadi, mengatakan pelatihan tersebut merupakan pembuktian atas target organisasi untuk membentuk kepengurusan di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu.

“Ini bukan lagi harapan, melainkan sebuah pembuktian. Saat Musda tahun 2023 saya menyampaikan bahwa Tidar akan berkibar di sembilan kabupaten dan satu kota di Bengkulu,” kata Sandhy. Ia berharap semakin banyak generasi muda bergabung dengan Tidar agar memiliki pemahaman yang baik terhadap politik.

“Harapannya seluruh anak-anak muda di Bengkulu bisa bergabung dengan Tidar. Kita akan membangun pemuda-pemuda yang mau melek politik. Politik itu tidak selalu identik dengan hal-hal yang negatif, tetapi bagaimana kita bisa mengkritisi dan menggali potensi untuk kemajuan daerah,” demikian Shandy

 

Editor : Usmin

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.