Bengkulu — Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) menindaklanjuti informasi mengenai sejumlah kendaraan yang dilaporkan mengalami kendala setelah melakukan pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di Bengkulu.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Rusminto Wahyudi mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan pengelola stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) dan melakukan penelusuran untuk mengetahui penyebab kendala yang dialami konsumen.
“Proses pengecekan dan penelusuran masih berlangsung. Kami memastikan setiap informasi dan keluhan konsumen ditindaklanjuti dengan serius berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan,” kata Rusminto.
Ia mengatakan penelusuran mencakup pengecekan produk serta proses penerimaan dan penyaluran BBM di SPBU.
Sebagai bagian dari tindak lanjut,
Pertamina Patra Niaga memastikan pengelola SPBU menjalankan prosedur operasional standar (SOP) dalam penerimaan dan pembongkaran BBM.
Selain itu, pemeriksaan rutin kualitas BBM pada tangki pendam juga dilakukan untuk memastikan aspek kualitas dan kuantitas (quality and quantity/QQ) dalam penyaluran BBM kepada konsumen tetap terjaga.
Pertamina Patra Niaga juga berkoordinasi dengan pengelola SPBU untuk mendata keluhan yang disampaikan konsumen.
Konsumen yang mengalami kendala setelah melakukan pengisian BBM di SPBU diimbau menyampaikan laporan dengan melampirkan informasi waktu transaksi, bukti pembelian, data kendaraan, serta informasi pendukung lainnya.
Data tersebut diperlukan agar laporan dapat ditelusuri dan ditindaklanjuti sesuai prosedur.
Pertamina Patra Niaga menyatakan berkomitmen menjaga kualitas produk dan layanan serta memastikan setiap laporan konsumen mendapatkan penanganan sesuai ketentuan.
Masyarakat dapat menyampaikan informasi maupun keluhan melalui Pertamina Contact Center (PCC) 135.(**)
Editor ; Usmin










