Bengkulu -Persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 di Provinsi Bengkulu kini memasuki tahap akhir. Pemerintah Provinsi Bengkulu memastikan seluruh aspek teknis dan administratif terus dimatangkan guna menjamin kelancaran keberangkatan jemaah.
Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Khairil Anwar, mewakili Sekretaris Daerah, memimpin Rapat Persiapan Pelaksanaan Haji Panitia Pemberangkatan dan Pemulangan Haji Tahun 1447 H/2026 M Gelombang I bertempat Asrama Haji Bengkulu, Selasa (14/4/2026).
Rapat tersebut melibatkan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu serta sejumlah instansi terkait.
Dalam arahannya, Khairil Anwar menegaskan bahwa kesiapan penyelenggaraan haji terus dipastikan secara menyeluruh, mulai dari pemeriksaan kesehatan jemaah, kesiapan transportasi, hingga penguatan koordinasi lintas instansi.
Ia juga menyampaikan bahwa sistem kuota keberangkatan tahun ini diterapkan secara nasional, tidak lagi berbasis pembagian per kabupaten/kota seperti sebelumnya.
Selain itu, sejumlah proses teknis masih berlangsung, terutama terkait penetapan pemenang lelang transportasi, baik bus, pesawat, maupun kendaraan pengangkut barang.
Meski demikian, pemerintah optimistis seluruh tahapan dapat diselesaikan tepat waktu, sehingga jemaah dijadwalkan mulai masuk Asrama Haji pada 23 April.
Pada musim haji 2026, jumlah jemaah asal Provinsi Bengkulu tercatat sebanyak 1.276 orang, ditambah 68 jemaah lanjut usia, sehingga total mencapai 1.354 orang.
Khairil juga meminta seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat koordinasi dan memastikan kesiapan masing-masing unit kerja, mengingat simulasi keberangkatan dan finalisasi persiapan akan dilakukan menjelang keberangkatan menuju bandara internasional.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Intihan, menyampaikan bahwa persiapan penyelenggaraan haji saat ini telah mendekati tahap final.
Ia menjelaskan, seluruh tahapan administrasi jemaah—mulai dari verifikasi, pelunasan, pemeriksaan kesehatan, pengurusan paspor, visa, hingga dokumen perjalanan—telah berjalan sesuai jadwal.
Selain itu, layanan one stop service akan diterapkan di Asrama Haji Bengkulu guna mempermudah jemaah dalam menyelesaikan seluruh proses, mulai dari administrasi, pemeriksaan kesehatan, hingga pembagian identitas dan dokumen keberangkatan.
“Kami berharap seluruh pihak dapat terus berkolaborasi agar penyelenggaraan ibadah haji tahun ini berjalan lancar, aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh jemaah,” ujar Intihan.
Editor : Usmin











