Peringati Hari Sungai Nasional, 1.600 Kg Sampah Diangkat dari Sungai Bengkulu

oleh -261 Dilihat
Aksi susur dan bersih sungai dalam rangka memperingati Hari Sungai Nasional Tahun 2023, dilaksanakan oleh Balai Wilayah Sungai (BSW) VII Kementerian PUPR Bengkulu, pengiat lingkungan dan berbagai pihak terkit di daerah ini. Dari aksi ini berhasil mengangkat sebanyak 1.600 kg sampah dari Muara Sungai Bengkulu.(Foto/Ist)
Aksi susur dan bersih sungai dalam rangka memperingati Hari Sungai Nasional Tahun 2023, dilaksanakan oleh Balai Wilayah Sungai (BSW) VII Kementerian PUPR Bengkulu, pengiat lingkungan dan berbagai pihak terkit di daerah ini. Dari aksi ini berhasil mengangkat sebanyak 1.600 kg sampah dari Muara Sungai Bengkulu.(Foto/Ist)

Bengkulu- Kegiatan susur dan bersih sungai dalam rangka memperingati Hari Sungai Nasional, diperingati setiap tanggal 7 Juli dilaksanakan Muara Sungai Bengkulu. Acara ini dibuka oleh Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, Kamis (27/7/2023).

Sebanyak 1,6 ton sampah berhasil diangkat dari Muara Sungai Bengkulu oleh tim gabungan dan bersuhi Balai Sungai Wilayah Sumatera VII Pemprov Bengkulu, TNI, Polri, Basarnas, para penggiat lingkungan dan berbagai pihak lainnya.

Gubernur Rohidin mengatakan, kebersihan sungai khususnya Sungai Bengkulu memang masih menjadi sebuah masalah. Selain itu, perubahan debit airnya juga sangat drastis ketika musim hujan dan musim kemarau yang sering menyebabkan banjir.

“Saya kira momen ini untuk membangkitkan kepedulian dan tanggung jawab bersama. Penyelesaian persoalan ini sangat kompleks sehingga membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak,” ujarnya Susur dan bersih sungai ini merupakan rangkaian kegiatan menuju world water forum yang ke-10 yang akan diadakan di provinsi Bali tahun 2024 dan serentak dilaksanakan se-Indonesia

Sementara itu, Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera VII, Kementerian PUPR Bengkulu, Adi Umar Dani mengatakan, selain kegiatan susur sungai juga ada pameran biopori dan pameran hidroponik serta lomba mewarnai tingkat SD dengan tujuan mengedukasi masyarakat mulai dari anak-anak hingga dewasa bagaimana mencintai dan melestarikan kelestarian sungai.

“Apa yang kita lakukan ini mudah-mudahan bisa menggugah masyarakat. Kalaupun misalnya tidak bisa membantu kita bersih-bersih sampah paling tidak jangan membuang sampah di sungai,” tuturnya seraya menambahkan,  ada beberapa rencana pembangunan fisik dalam penanganan banjir di kota Bengkulu, di antaranya pembangunan kolam retensi yang saat ini dalam tahap penetapan lokasi.

Dijelaskan, pembangunan jetty sebagai langkah penanganan penyempitan muara sungai. Sehingga sedimen yang berasal dari hulu akan langsung diarahkan ke palung laut. Selain itu juga akan dilakukan normalisasi tanggul di sepanjang kawasan Tanjung Agung dan Tanjung Jaya.(mc/min)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.