Marwan Ramis Dorong Wartawan Ekonomi Bengkulu Jadi Penggerak Ekosistem Usaha

oleh -6 Dilihat

Bengkulu – Owner MR Group Ir. Marwan Ramis mendorong Forum Wartawan Ekonomi Bengkulu mengambil peran sebagai katalisator dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dan pelaku usaha di daerah.
Hal itu disampaikan Marwan dalam pertemuan bersama Forum Wartawan Ekonomi Bengkulu di Kantor MR Group, Bengkulu.

Menurut Marwan, media yang fokus pada isu ekonomi tidak hanya berperan menyampaikan informasi terkait aktivitas bisnis dan kebijakan ekonomi, tetapi juga dapat membantu masyarakat memahami peluang usaha, membangun jejaring, serta melihat keterkaitan berbagai sektor dalam ekosistem ekonomi.

Ia mengatakan pola pikir masyarakat dalam menjalankan usaha perlu menyesuaikan dengan perkembangan zaman. Bisnis, kata dia, tidak cukup hanya mengandalkan modal dan mengejar keuntungan, tetapi harus mampu menciptakan nilai tambah dengan membaca peluang dan memahami sistem.

“Modal itu sekarang sudah berubah. Yang pertama adalah pengolahan otak, bagaimana kita melihat peluang dan memahami sistem,” kata Marwan.

Ia menjelaskan keuntungan seharusnya bukan menjadi satu-satunya orientasi dalam membangun usaha. Pelaku usaha perlu memahami hubungan setiap bagian dalam sebuah sistem sehingga dapat menciptakan nilai tambah dan membangun bisnis yang berkelanjutan.

Marwan mencontohkan pola bisnis jaringan ritel yang menghubungkan produsen, distributor, gerai hingga konsumen dalam satu sistem.

Menurut dia, kekuatan model tersebut tidak hanya terletak pada margin produk, tetapi juga kemampuan mengelola volume, distribusi dan kesinambungan usaha secara terintegrasi.

Pola serupa, kata dia, dapat diterapkan di Bengkulu dengan mengoptimalkan potensi dan sumber daya yang telah tersedia.

Pelaku usaha tidak harus memiliki seluruh modal dan sarana produksi sendiri, tetapi dapat membangun kolaborasi dengan pihak lain yang memiliki sumber daya berbeda.

“Yang diperlukan sekarang adalah wawasan, kecepatan dan ketepatan mengambil keputusan. Kita tidak harus memiliki semuanya, tetapi harus memahami subsistemnya dan bagaimana menyinkronkannya,” ujarnya.

Dalam konteks tersebut, Marwan menilai Forum Wartawan Ekonomi Bengkulu dapat menjadi salah satu penghubung antarpelaku ekonomi. Informasi mengenai potensi daerah, peluang usaha, kebutuhan pasar, kebijakan pemerintah dan inovasi bisnis dapat dikembangkan menjadi pengetahuan yang membantu masyarakat mengambil keputusan ekonomi secara tepat dan cepat.

Ia juga menekankan pentingnya kemampuan berpikir kreatif dan inovatif dalam menghadapi perkembangan teknologi. Perubahan teknologi informasi membuat proses bisnis berlangsung semakin cepat sehingga pelaku usaha dituntut mampu mengambil keputusan secara cepat dan tepat.

Marwan mencontohkan sektor kopi sebagai salah satu potensi ekonomi Bengkulu yang masih dapat dikembangkan melalui pendekatan ekosistem.

Bengkulu, menurut dia, memiliki peluang membangun identitas kopi daerah dengan dukungan standar produk serta keterhubungan antarsubsistem, mulai dari bahan baku hingga pemasaran.

“Jangan sampai muncul produk kopi Bengkulu, tetapi bulan depan tutup. Subsistemnya harus kita sinkronkan, mulai dari sumber kopinya, racikan, gula aren, gelas, cara penyajian sampai branding,” jelasnya.

Menurut dia, konsep tersebut tidak hanya berlaku untuk sektor kopi, tetapi juga dapat diterapkan pada berbagai sektor ekonomi daerah.

Dengan memahami hubungan antarsubsistem dan menciptakan nilai tambah di setiap bagian, masyarakat dapat berkembang dari sekadar menjual produk menjadi bagian dari ekosistem usaha yang berkelanjutan.

ementara itu, Ketua Forum Wartawan Ekonomi Bengkulu Iyud Dwi Mursito menyatakan kesiapan forum memperkuat peran wartawan dalam menyampaikan informasi ekonomi kepada masyarakat.

Menurut Iyud, semangat anggota forum dalam menulis dan mengangkat isu ekonomi perlu terus ditingkatkan agar informasi mengenai peluang dan perkembangan ekonomi Bengkulu dapat disampaikan secara cepat dan luas.

“Kami siap membangkitkan semangat kawan-kawan dalam menulis berita ekonomi. Ini menjadi bagian dari upaya mempercepat informasi kepada masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi Bengkulu,” kata Iyud.

Ia menambahkan pemberitaan ekonomi diharapkan tidak hanya menjadi sumber informasi bagi masyarakat, tetapi juga dapat mempertemukan potensi, pelaku usaha, pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan.

Dengan demikian, media dapat ikut membangun ekosistem informasi yang mendukung aktivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.

 

Editor : Usmin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.