Khairil Anwar: Masyarakat Bengkulu Diminta Tidak Panik Isu Gempa Besar

oleh -216 Dilihat
Asisten I Pemprov Bengkulu, Khairil Anwar (keempat dari kiri) didampingi Kepala OJK Bengkulu, Kepala BEI dan Ketua PWI, Marsal Abadi (paling kiri) memukul dol menandai peresmian Geleri Investasi BEI PWI Bengkulu, bertempat di kantor OJK Bengkulu.(Foto HB/Budi Raharjo)
Asisten I Pemprov Bengkulu, Khairil Anwar (keempat dari kiri) didampingi Kepala OJK Bengkulu, Kepala BEI dan Ketua PWI, Marsal Abadi (paling kiri) memukul dol menandai peresmian Geleri Investasi BEI PWI Bengkulu, bertempat di kantor OJK Bengkulu.(Foto HB/Budi Raharjo)

Bengkulu- Masyarakat Bengkulu, diminta tidak panik atas informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Giofisika (BMKG) setempat tentang akan terjadi gempa besar di Bengkulu dengan skala 8,9 skala richter (SR).

“Informasi yang disampaikan BMKG Bengkulu, tidak salah karena mereka melalui kajian dan keilmuan, tapi itu perkiraan dan kapan akan terjadi belum tahu. Jadi, masyarakat tidak perlu panik dan takut akan terjadi gempa besar di Bengkulu,” kata Asisten I Pemprov Bengkulu, Khairil Anwar pada acara peresmian Geleri Investasi Bursa Efek Indonesia (BEI) PWI Bengkulu dan Geleri Investasi Edukasi BEI SMA Negeri Kota Bengkulu dan Seminar Pasar Modal, di Bengkulu, Rabu (31/8/2022).

Ia mengatakan, sebenarnya masyarakat Bengkulu, sudah sangat familiar dengan gempa. Pasalnya, setiap hari ada di Bengkulu skala kecil. Bahkan, menurut data BMKG Bengkulu, setiap bulan ada ratusan kali gempa kecil di Bengkulu.

Namun, gempa kecil tersebut, goncangan tidak begitu dirasakan masyarakat Bengkulu. “Jadi, kalau soal gempa kita tidak kaget lagi karena setiap hari terjadi gempa di wilayah Bengkulu hanya saja skala magnitudo sekitar 3-4 skala richter.

Dengan seringnya terjadi gempa tersebut, kata Khairil energi yang ada di lempengan mentawai akan terus berkurang, sehingga peluang akan terjadi gempa besar seperti di prediksi BMKG Bengkulu, diharapkan tidak terjadi di Bengkulu.

“Kita yakin dengan sering terjadi gempa skala kecil di Bengkulu, maka energi yang ada lempeng mentawai akan terus menyusut dan tidak menumpuk, sehingga potensi akan terjadi gempa besar kecil kemungkinan akan terjadi,” ujarnya.

Meski demikian, masyarakat tetap diminta waspada terhadap gempa tersebut. Soalnya, jika masyarakat waspada maka bila terjadi gempa besar benar-benar terjadi Bengkulu, maka dampaknya dapat diminimalisir sekecil mungkin.

“Kita berdoa kepada Yang Maha Kuasa agar dijauhkan dari gempa besar dan semuanya kita serahkan kepadaNya. Apapun yang terjadi semuanya atas kehendakNya. Kita sebagai umat beragama tetap yakin dan percaya kepadaNya,” ujar mantan Kepala Kesbangpol Provinsi Bengkulu ini.

Khairil mengaku jika isu gempa terus digelindingkan, dikhawatirkan pengusaha atau investor tidak bersedia berinvestasi di Provinsi Bengkulu. Karena itu, dia minta masyarakat Bengkulu, agar tidak terprovokasi terkait isu akan terjadi gempa besar di daerah ini.

Terkait geleri investasi BEI, Khairil mengatakan, kerja sama BIE dan PWI dalam hal pendirian galeri investasi dan pasar modal sangat tepat, karena anggota PWI berasal dari berbagai media yang ada di Bengkulu, sehingga bisa menyampaikan informasi masalah investasi kepada masyarakat luas.

Asisten I Pemprov Bengkulu menambahkan, jumlah masyarakat Bengkulu, yang berinvestasi terus meningkat. Ini membuktikan bahwa pertumbuhan ekonomi masyarakat cukup bagus dan terus menunjukan kearah yang baik.(min)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.