Kapolda Bengkulu Temui Nelayan Pulau Baai, Dengarkan Keluhan soal Cuaca Buruk

oleh -32 Dilihat

Bengkulu – Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Yudhi Sulistianto Wahid turun langsung menemui nelayan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pulau Baai, Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu, Rabu (28/10/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Kapolda mendengarkan aspirasi nelayan yang terdampak cuaca buruk dan gelombang tinggi sehingga tidak dapat melaut.

Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 08.00 WIB itu merupakan bagian dari implementasi program Quick Wins Kapolri, Polisi Bersama Masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, Polri berupaya memperkuat komunikasi dengan masyarakat sekaligus menyerap berbagai persoalan yang dihadapi warga.

Kapolda Bengkulu hadir bersama sejumlah pejabat, di antaranya Dirreskrimum dan Dirlantas Polda Bengkulu, Ketua UPTD Pelabuhan Perikanan Pantai Pulau Baai, serta Kapolsek KSKP Pulau Baai.

Dalam dialog bersama nelayan, Yudhi mengimbau masyarakat agar tidak ragu menyampaikan keluhan maupun kendala yang dihadapi kepada kepolisian. Komunikasi langsung dinilai penting untuk mencari solusi bersama sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Sejalan dengan Program Quick Wins Kapolri ‘Polisi Bersama Masyarakat’, Polri harus benar-benar hadir di tengah masyarakat, bukan hanya untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga untuk mendengar secara langsung aspirasi, keluhan, dan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Salah satu persoalan yang disampaikan nelayan adalah cuaca buruk dan gelombang tinggi yang menyebabkan mereka cukup lama tidak dapat melaut. Kondisi tersebut berdampak pada hasil tangkapan dan pendapatan keluarga nelayan.

Menanggapi keluhan itu, Kapolda mengingatkan nelayan agar tidak memaksakan diri melaut ketika kondisi cuaca tidak mendukung. Menurutnya, keselamatan jiwa harus menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas di laut.

Polda Bengkulu juga menyatakan komitmennya untuk berkoordinasi dengan UPTD Pelabuhan Pulau Baai dan instansi terkait guna membantu nelayan menghadapi situasi tersebut.

Salah satu upaya yang akan didorong adalah pelatihan keterampilan sebagai alternatif mata pencaharian sementara selama kondisi cuaca belum memungkinkan untuk melaut.

Melalui dialog langsung tersebut, diharapkan berbagai persoalan yang dihadapi nelayan dapat ditindaklanjuti melalui koordinasi lintas instansi, sekaligus memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.

 

Editor : Usmin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.