Gubernur Rohidin : Angka Inflasi Bengkulu Masih Terkendali

oleh -161 Dilihat
Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah dan Kepala Kejati Bengkulu, menyerahkan bantuan pangan kepada Penjabat Wali Kota Bengkulu, Arif Gunadi disela-sela rakor pengendalian inflasi daerah.(Foto/Ist)
Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah dan Kepala Kejati Bengkulu, menyerahkan bantuan pangan kepada Penjabat Wali Kota Bengkulu, Arif Gunadi disela-sela rakor pengendalian inflasi daerah.(Foto/Ist)

Bengkulu-Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) se-Provinsi Bengkulu menggelar rapat koordinasi tingkat tinggi semester II tahun 2023 untuk membahas tingkat inflasi di daerah ini. Rakor tersebut dilaksanakan di Balai Raya Semarak Bengkulu, Senin (4/12/2023)

Rapat yang dibuka Gubernur Rohidin Mersyah, dihadiri Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bengkulu, Darjana dan dihadiri beberapa kepala daerah serta beberapa unsur Forkopimda setempat.

Gubernur Rohidin mengatakan, angka inflansi di Provinsi Bengkulu, saat ini masih di bawah nasional (masih stabil) dan secara pertumbuhan ekonomi Provinsi Bengkulu juga sama dengan pertumbuhan nasional.

“Posisi sekarang angka inflasi Bengkulu masih di bawah rata-rata nasional, secara pertumbuhan ekonomi kita sama dengan pertumbuhan ekonomi nasional orientàsi kepada UMKM, terus terkait dengan belanja pemerintah kemarin DIPA sùdah dikasihkan agar lebih cepat dibelanjakan,” kata Gubernur Rohidin.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Provinsi Bengkulu Darjana menambahkan, saat ini untuk inflasi gbah di Provinsi Bengkulu, masih terkendali karena stok gabah dari Lebong hingga Mukomuko masih tercukupi. “Untuk daerah khususnya Bengkulu dan dari Lebong hingga Mukomuko sebagai sentra gabah stok panganya tersedia, jadi insyaAllah untuk beras cukup terkendali,” tutup Darjana.

Selain itu, dalam Rakor Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) se-Provinsi Bengkulu, semester II tahun 2023 juga diserahkan perpanjangan bantuan Penyaluran Pangan Desember 2023 untuk 9 kabupaten dan kota di Bengkulu.

Selanjutnya Gubernur Rohidin juga memberikan penghargaan sebagai Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) terbaik se-Provinsi Bengkulu untuk Kota Bengkulu dan Kaur, serta pemberian penghargaan Tim Pengendalian Inflasi Daerah untuk Kepahiang.(mc/min)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.