Empat Warga Bengkulu Korban Penipuan di Kamboja Segera Dipulangkan

oleh -98 Dilihat
Wakil Ketua Komisi DPR-RI, Rozi Amru saat ditanya wartawan terkait empat warga Bengkulu tertipu di Kamboja ketika berkunjung ke Bengkulu, Jumat 31 Januari 2026.(Foto/Ist)
Wakil Ketua Komisi DPR-RI, Rozi Amru saat ditanya wartawan terkait empat warga Bengkulu tertipu di Kamboja ketika berkunjung ke Bengkulu, Jumat 31 Januari 2026.(Foto/Ist)

Bengkulu- Sebanyak empat warga Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, yang sempat kabur dari perusahaan penipuan daring di Kamboja dipastikan akan dipulangkan ke Indonesia secara bertahap.

“Empat warga Bengkulu jadi korban penipuan daring di Kamboja, Insya Allah segera kita pulang ke Tanah Air dalam waktu dekat secara bertahap,” kata Wakil Ketua Komisi XI DPR-RI, Fauzi Amro kepada wartawan, di Bengkulu, Jumat (30/1/2026).

Ia mengatakan, pemulangan dilakukan setelah pemerintah melalui KBRI Phnom Penh melakukan proses verifikasi terhadap para WNI tersebut. Pemerintah telah memulai pemulangan ribuan WNI dari Kamboja, termasuk empat warga asal Bengkulu.

Ia menegaskan negara wajib hadir melindungi seluruh warga negara tanpa terkecuali. “Mereka kan sudah dipulangkan lah, walaupun disana mereka kerja nya tanda kutip (scammer, red) tetapi mereka adalah warga negara Indonesia,” ungkap anggota DPR-RI dari Partai Nasdem Dapil Provinsi Sumsel ini.

Meskipun para WNI tersebut sempat bekerja di perusahaan scammer, mereka tetap harus diselamatkan. Pemerintah berharap setelah kembali ke Tanah Air, para WNI tersebut tidak kembali lagi ke Kamboja.

Berdasarkan data KBRI Phnom Penh, hingga 24 Januari 2026 tercatat 2.277 WNI di Kamboja telah melapor dan meminta bantuan kepulangan ke Indonesia. Para WNI tersebut terdampak operasi besar-besaran Pemerintah Kamboja terhadap pusat penipuan daring.

Fauzi juga mengimbau agar para WNI yang telah dipulangkan dapat kembali menjalani kehidupan yang lebih baik di Indonesia. Ia menekankan perlunya pengawasan dan pendampingan agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.

Editor : Usmin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.