Cegah Abrasi Pesisir Pantai, Gubernur Rohidin dan TNI/Polri Tanam Mangrove

oleh -206 Dilihat
Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah bersama jajaran TNI, Polri, Forkopindo dan instansi terkait melakukan penanaman bibit mangrove di atas lahan seluas 1,2 hektare di kawasan Pantai Pesisir Bengkulu, awal pekan ini.(Foto/Ist)
Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah bersama jajaran TNI, Polri, Forkopindo dan instansi terkait melakukan penanaman bibit mangrove di atas lahan seluas 1,2 hektare di kawasan Pantai Pesisir Bengkulu, awal pekan ini.(Foto/Ist)

Bengkulu- Guna mencegah dan menjaga serta terus melestarikan ekosistem hutan mangrove di kawasan pesisir Pantai Bengkulu, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah bersama jajaran TNI/Polri, Forkopimda dan semua elemen masyarakat daerah ini melakukan penanaman sebanyak 1.000 bibit mangrove di atas lahan seluas 1,2 hektare di kawasan Pulau Baai, Kota Bengkulu, Senin (15/5/2023).

Kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan penanaman mangrove serentak secara nasional oleh jajaran TNI di seluruh Indonesia pada tahun 2023. Pohon mangrove ditanam sebanyak 1.100.169 batang, di 370 lokasi, tersebar di 37 provinsi di Tanah Air, termasuk Provinsi Bengkulu.

Gubernur Rohidin mengatakan, Provinsi Bengkulu memiliki areal hutan mangrove yang cukup luas di wilayah pesisir samudera Hindia. Hutan mangrove memiliki fungsi esensial di antaranya adalah mencegah abrasi pantai, pelindung wilayah pesisir dan menjadi ekosistem biota laut, sehingga dapat menjadi pusat ekowisata alam.

“Penanaman pohon mangrove di Bengkulu hampir sepanjang tahun kita lakukan di berbagai titik oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk teman-teman para pelaku usaha,” jelas Gubernur Rohidin dengan mengenakan sepatu boot turut menanam mangrove.

Gubernur Rohidin sendiri ingin Hutan Mangrove Indonesia dapat memberikan kontribusi besar dalam pengendalian iklim dunia. Tentunya tidak salah bahwa pemerintah melakukan sebuah kebijakan bagaimana mempertahankan luas hutan mangrove dan kalau bisa bertambah.

Mangrove sendiri tidak hanya merupakan tanaman untuk menahan abrasi pantai dan menjadi ekosistem di wilayah pesisir, namun memiliki nilai manfaat lainnya. Berdasarkan hasil penelitian Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan Laboratorium Universitas Diponegoro juga pemerhati lingkungan LSM LATUN, pohon mangrove memiliki nilai gizi dan manfaat sehingga dapat dimanfaatkan menjadi minuman teh Mangrove.(mc/min)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.