Sespimmen Angkatan 67 Salurkan Paket Sembako dan Paket Perlengkapan Sekolah

oleh -36 Dilihat

Bandung – Sebanyak 10 peserta didik (Serdik) Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) Pendidikan Reguler (Dikreg) Angkatan ke-67 menggelar bakti sosial dengan menyalurkan bantuan sembako dan perlengkapan sekolah kepada warga Desa Kayu Ambon, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Senin (5/10/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di RT 01/RW 08, Kampung Pangragajian tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekaligus implementasi program Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, yakni Polisi Bersama Masyarakat.

Dalam kegiatan itu, para Serdik membagikan 50 paket sembako kepada warga kurang mampu dan lanjut usia (lansia). Setiap paket berisi kebutuhan pokok, antara lain beras, gula pasir, minyak goreng, mi instan, teh, kopi, susu, dan tepung.

Selain itu, sebanyak 25 paket perlengkapan sekolah dan makanan ringan diberikan kepada anak-anak. Bantuan tersebut terdiri atas buku, alat tulis, kotak pensil, krayon, makanan ringan, serta susu.

Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung dengan mendatangi rumah warga (door to door) untuk memastikan bantuan diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.

Perwakilan Serdik Sespimmen Angkatan 67, Kompol Yefta Ruben Hasian Aruan, mengatakan kegiatan tersebut menjadi wujud nyata kepedulian Polri sekaligus sarana mempererat hubungan dengan masyarakat.

Menurut dia, program Polisi Bersama Masyarakat harus diwujudkan melalui tindakan nyata sehingga kehadiran polisi benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa program Polisi Bersama Masyarakat harus diwujudkan melalui tindakan nyata. Bukan sekadar hadir, tetapi bagaimana kehadiran polisi dapat memberikan arti, manfaat, dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan tersebut juga melibatkan Mohamed Zameer Khan, Serdik Sespimmen Angkatan 67 asal Singapura. Ia mengaku bersyukur dapat berpartisipasi dalam kegiatan sosial bersama rekan-rekannya.

Ia berharap bantuan yang diberikan, meskipun sederhana, dapat membawa kebahagiaan bagi warga penerima.

“Polisi bukan hanya hadir ketika ada masalah, tetapi harus selalu bersama masyarakat. Walaupun negara kita berbeda, Singapura atau Indonesia, yang terpenting kemanusiaan dan kepedulian tidak mengenal batas,” kata Mohamed.

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga semangat kebersamaan antara kepolisian dan masyarakat melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat langsung.

Sepuluh Serdik yang terlibat dalam kegiatan tersebut yakni Kompol Yefta Ruben Hasian Aruan, S.I.K., M.T.; Muhammad Hafif, S.I.K., M.T., M.Sc.; Rizka Fadhila, S.H., S.I.K.; Muhammad Iqbal Wiradha, S.I.K.; Nara Cipta Resmi, S.I.K., M.H.; Ganesa Sinambela, S.I.K.; Mohamed Zameer Khan; Josina Lambionbir, S.H., S.I.K., M.M.; Vivi Maria Pransisca Siregar, S.H., S.I.K., M.I.K.; serta Diana Yanmiraty Hadjo, S.I.K., M.M.

Melalui kegiatan tersebut, Sespimmen Angkatan 67 berharap hubungan Polri dan masyarakat semakin erat. Semangat Polisi Bersama Masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi slogan, tetapi terus diwujudkan melalui kepedulian dan aksi nyata yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.

 

Editor. : Usmin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.