Sekdaprov Bengkulu Minta Ubah Mindset Germas Bukan Hanya Senam dan Jalan Sehat

oleh -265 Dilihat
Sekda Provinsi (Sekdaprov) Bengkulu, Hamka Sabri didampiingi Kadinkes, Herwan Antoni foto bersama pejabat dilingkup Dinkes Provinsi Bengkulu, usai membuka acara Pembinaan Implementasi Kebijakan Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) kabupaten dan kota se-Provinsi Bengkulu Tahun 2023, di Bengkulu.(Foto/Ist)
Sekda Provinsi (Sekdaprov) Bengkulu, Hamka Sabri didampiingi Kadinkes, Herwan Antoni foto bersama pejabat dilingkup Dinkes Provinsi Bengkulu, usai membuka acara Pembinaan Implementasi Kebijakan Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) kabupaten dan kota se-Provinsi Bengkulu Tahun 2023, di Bengkulu.(Foto/Ist)

Bengkulu- Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu, Hamka Sabri meminta kepada Dinas Kesehatan Se-Provinsi Bengkulu, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota serta instansi pemerintah lainnya, untuk mengubah mindset masyarakat terhadap Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).

Pasalnya selama ini, Germas di mata masyarakat hanya sebatas kegiatan senam atau olah kesehatan tubuh saja. Namun, lebih dari itu, berdasarkan Instruktur Presiden RI Nomor 1 Tahun 2017, Germas merupakan tindakan sistematis dan terencana yang dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh komponen bangsa dengan kesadaran, kemauan dan kemampuan berprilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup.

Selain itu, lanjut Sekda Hamka, Germas merupakan program pemerintah di bidang kesehatan yang mencakup 7 kegiatan untuk menciptakan masyarakat sehat, di antaranya aktifitas fisik setiap hari minimal 30 menit, konsumsi sayur dan buah setiap hari dan memeriksa kesehatan secara berkala minimal 6 bulan sekali.

“Jadi, selama ini kalau kita berbicara Germas, identik pemikiran masyarakat dan para pejabat kita itu Germas adalah senam dan jalan sehat, padahal itu salah,” jelas Sekda Hamka saat membuka acara pembinaan implementasi kebijakan Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) kabupaten dan kota Tingkat Provinsi Bengkulu Tahun 2023, di Bengkulu, Rabu (1/3/2023).

Secara berjenjang menurut Hamka Sabri, peraturan pemerintah terkait Germas juga sudah sangat terstruktur dan cukup, mulai dari Instruksi Presiden, peraturan menteri, gubernur dan peraturan bupati dan wali kota di setiap daerah. Bahkan, di setiap OPD itu sudah ada Germas-nya.

Seperti Dinas Lingkungan Hidup bagaimana menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman, kemudian di Dinas Perikanan bagaimana memfasilitasi dan menggerakkan masyarakat supaya banyak makan ikan serta masih banyak lagi.

“Saya minta kepada seluruh peserta agar berperan aktif mengubah persepsi bahwa Germas itu bukan senam dan jalan sehat, itu hanya sebagian kecilnya. Sehingga nanti Germas itu bisa dipahami secara menyeluruh dan bukan lagi dipahami secara sepihak atau sepotong-sepotong,” pungkasnya.

Sementara itu, disampaikan Kadis Kesehatan Provinsi Bengkulu Herwan Antoni, untuk menggalakkan Germas dan mengubah mindset masyarakat, ke depan pada setiap hari besar akan digandengkan dengan Germas. Sehingga gaungnya lebih besar untuk meningkatkan kesadaran hidup sehat masyarakat, termasuk juga digerakkan di tingkat kabupaten dan kota.

“Memang pada awalnya untuk mengenalkan Germas kepada masyarakat melalui senam, sehingga melekat bahwa Germas itu senam. Jadi kita dorong semua OPD yang ada kegiatan Germas-nya untuk bergerak bersama di tengah masyarakat,” demikian ujar Herwan Antoni.(mc/min)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.