POPDA 2026 Resmi Dibuka, Helmi Hasan Dorong Lahirnya Atlet Berprestasi dari Bengkulu

oleh -11 Dilihat

Bengkulu – Pemerintah Provinsi Bengkulu terus memperkuat pembinaan olahraga sejak usia pelajar melalui penyelenggaraan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) 2026. Ajang ini menjadi salah satu upaya menjaring bibit atlet potensial yang diharapkan mampu mengharumkan nama Bengkulu di tingkat nasional.

POPDA 2026 resmi dibuka Gubernur Bengkulu Helmi Hasan di Gedung Olahraga (GOR) Sawah Lebar, Kota Bengkulu, Kamis (5/11/2026). Kegiatan yang berlangsung selama lima hari, 5–9 November 2026, tersebut diikuti kontingen dari 10 kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu.

Sebanyak 490 atlet pelajar ambil bagian dalam kompetisi ini, didukung 230 pelatih dan ofisial. Ada lima cabang olahraga yang dipertandingkan, yakni pencak silat, karate, taekwondo, atletik, dan tinju.

Helmi Hasan mengatakan, POPDA bukan sekadar ajang kompetisi antarpelajar, melainkan juga wadah pembinaan prestasi, penjaringan atlet potensial, serta memperkuat persaudaraan dan kebersamaan di kalangan generasi muda.

“POPDA tidak sekadar menjadi ajang kompetisi olahraga antarpelajar, tetapi juga merupakan wadah pembinaan prestasi, penjaringan atlet potensial, serta penguatan persaudaraan dan kebersamaan di kalangan generasi muda,” kata Helmi.

Ia berharap seluruh atlet dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menunjukkan kemampuan terbaik, meningkatkan pengalaman bertanding, sekaligus membangun mental juara.

Menurut Helmi, prestasi olahraga harus dibangun melalui proses pembinaan yang berkelanjutan dengan menjunjung tinggi sportivitas, kejujuran, disiplin, dan semangat fair play.

“Melalui kegiatan ini, para atlet pelajar diharapkan dapat menunjukkan kemampuan terbaik, meningkatkan pengalaman bertanding, serta mengembangkan mental juara dengan tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas, kejujuran, disiplin, dan semangat fair play,” ujarnya.

Pemprov Bengkulu melalui perangkat daerah terkait terus mendorong pengembangan olahraga sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia. Pembinaan sejak usia pelajar dinilai menjadi langkah strategis untuk mempersiapkan atlet-atlet potensial agar mampu bersaing dalam kejuaraan tingkat provinsi maupun nasional.

Penyelenggaraan POPDA juga diharapkan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, KONI, insan olahraga, pelatih, dan seluruh pemangku kepentingan dalam membangun ekosistem olahraga yang berkelanjutan.

Melalui POPDA 2026, Pemprov Bengkulu berharap lahir atlet-atlet muda berprestasi yang tidak hanya memiliki kemampuan olahraga, tetapi juga karakter tangguh, disiplin, dan berintegritas sehingga mampu membawa nama baik daerah di berbagai kejuaraan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.