Polri Dorong Profesionalisme Satpam, Kesejahteraan Jadi Perhatian

oleh -11 Dilihat

Semarang–  Polri mendorong peningkatan profesionalisme dan kesejahteraan satuan pengamanan (Satpam) untuk memperkuat sistem keamanan di tengah masyarakat. Peningkatan kompetensi, integritas, serta perlindungan terhadap profesi Satpam dinilai penting seiring semakin kompleksnya tantangan keamanan.

Hal tersebut disampaikan Direktur Pembinaan Potensi Masyarakat (Dirbinpotmas) Korbinmas Baharkam Polri Brigjen M. Rudy Syafirudin dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Profesi Satpam Indonesia (APSI) 2026 di Hotel Novotel, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (30/10/2026).

Rudy mengatakan, peran Satpam kini tidak hanya terbatas pada penjagaan fisik suatu kawasan atau fasilitas. Satpam juga menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban sejak dini.

“Peran Satpam bukan sekadar menjaga suatu tempat, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam menciptakan rasa aman, tertib, dan kondusif di lingkungan kerja maupun masyarakat,” kata Rudy.

Menurut dia, peningkatan profesionalisme Satpam harus dilakukan melalui pembinaan, pelatihan, dan sertifikasi yang berkelanjutan. Dalam hal ini, Asosiasi Profesi Satpam Indonesia (APSI) memiliki peran strategis untuk menjembatani kepentingan anggota, dunia usaha, dan Polri sebagai pembina fungsi kepolisian terbatas.

Rudy juga menekankan bahwa peningkatan kompetensi harus diikuti perhatian terhadap kesejahteraan dan perlindungan hukum bagi anggota Satpam.

“Di balik seragam dan atribut Satpam terdapat tanggung jawab besar, semangat pengabdian, serta loyalitas dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Karena itu, peningkatan kompetensi harus berjalan seiring dengan perhatian terhadap kesejahteraan dan perlindungan hukum mereka,” ujarnya.

Ia menambahkan, penguatan peran Satpam membutuhkan kolaborasi antara Polri, organisasi profesi, dunia usaha, dan masyarakat. Sinergi tersebut diperlukan untuk membangun sistem keamanan yang lebih mengedepankan pencegahan dan partisipasi masyarakat.

Menurut Rudy, upaya tersebut sejalan dengan semangat Polisi Bersama Masyarakat yang menempatkan seluruh elemen masyarakat sebagai bagian dari pemeliharaan keamanan dan ketertiban.

“Keamanan bukan hanya tanggung jawab Polri. Dibutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk Satpam yang setiap hari berada di lingkungan kerja dan berinteraksi langsung dengan masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Rudy mengapresiasi kontribusi APSI dalam meningkatkan citra dan kualitas profesi Satpam di Indonesia. Ia berharap Rakernas 2026 menghasilkan program konkret untuk memperkuat organisasi, meningkatkan profesionalisme, serta memperjuangkan kesejahteraan anggotanya.

Rakernas APSI 2026 turut dihadiri Ketua Umum DPP APSI Aziz Said, Ketua Dewan Penasihat APSI Komjen Pol (Purn) Ahwil Luthan, Dirbinmas Polda Jawa Tengah Kombes Siti Rondhijah, Kapolrestabes Semarang Kombes Erlin Tang Jaya, serta perwakilan instansi terkait dan pengurus APSI dari berbagai daerah.

Selain membahas program organisasi, kegiatan tersebut juga diisi dengan pelantikan pengurus DPD APSI dan seminar keamanan.

Melalui Rakernas tersebut, Polri berharap APSI semakin solid sebagai organisasi profesi dan mampu berkontribusi dalam membangun sistem keamanan yang profesional serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

 

 

Editor : Usmin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.