Polres Kepahiang dan Instansi Terkait Tangani Cepat Keluhan Kesehatan Penerima MBG

oleh -34 Dilihat

Kepahiang– Polres Kepahiang bersama Dinas Kesehatan, pihak puskesmas, sekolah, penyelenggara Program Makan Bergizi Gratis (MBG), dan instansi terkait bergerak cepat menangani keluhan kesehatan yang dialami sejumlah siswa, guru, dan penjaga sekolah di SD Negeri 18 Kepahiang, Bengkulu, Kamis.

Sebanyak 16 orang yang mengalami keluhan kesehatan telah mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Kelobak dan Puskesmas Pasar Kepahiang.

Berdasarkan hasil pemantauan, sebagian besar pasien telah diperbolehkan pulang setelah kondisi kesehatannya membaik.

Kapolres Kepahiang menginstruksikan jajarannya untuk melakukan langkah-langkah cepat dan terukur, mulai dari berkoordinasi dengan fasilitas kesehatan, mengumpulkan keterangan dari pihak sekolah dan penyelenggara program, hingga memantau perkembangan situasi guna memastikan penanganan berjalan optimal.

Kepala Bidang Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Ihsan Nur mengatakan pihaknya terus melakukan monitoring dan pendalaman terkait peristiwa tersebut dengan mengedepankan keselamatan serta kesehatan para siswa.

“Polda Bengkulu melalui Polres Kepahiang terus melakukan monitoring dan pendalaman terhadap kejadian tersebut. Kami mengutamakan keselamatan dan kesehatan para siswa serta memastikan seluruh proses penanganan berjalan cepat dan tepat,” katanya.

Ia menambahkan, penyebab pasti kejadian tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan medis dan uji laboratorium dari instansi yang berwenang.
“Sampai saat ini kami masih menunggu hasil pemeriksaan medis dan uji laboratorium untuk memastikan penyebab kejadian secara objektif. Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak berspekulasi sebelum hasil resmi dikeluarkan,” ujarnya.

Saat ini, sampel makanan yang dikonsumsi para penerima program MBG telah diamankan dan sedang menjalani proses pengujian laboratorium guna mengetahui penyebab kejadian berdasarkan fakta ilmiah.

Polda Bengkulu juga mengimbau masyarakat, khususnya orang tua siswa, agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi dan menunggu keterangan resmi dari instansi berwenang.
Polda Bengkulu bersama pemerintah daerah, Dinas Kesehatan, BPOM, serta pihak terkait lainnya akan terus mengawal perkembangan kasus tersebut dan menyampaikan informasi secara terbuka kepada masyarakat..

 

Editor : Usmin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.