Penataan Kawasan  Danau Dendam Tak Sudah  Bengkulu Telah Dana Rp 37, 12 Miliar 

oleh -33 Dilihat

Bengkulu – Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Penataan Bangunan, Kawasan, dan Prasarana Bengkulu resmi memulai tahap penataan Kawasan Danau Dendam Tak Sudah. Tahapan tersebut ditandai dengan agenda penyerahan lokasi pekerjaan penataan kawasan yang berlangsung pada Kamis (11/6).

Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, menegaskan bahwa proyek tersebut merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas destinasi wisata di Bengkulu agar menjadi kawasan yang modern, tertata, dan memiliki daya saing tinggi.

Menurut Helmi Hasan, pembangunan yang dilakukan tidak sekadar berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam menghadirkan ikon pariwisata baru yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor pariwisata dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Melalui penataan ini, kita ingin menghadirkan destinasi yang modern, tertata rapi, memiliki daya saing kuat, sekaligus menjadi ikon baru penopang industri pariwisata Provinsi Bengkulu,” ujar Helmi.

Ia menjelaskan, proses pembangunan Kawasan Danau Dendam Tak Sudah telah dimulai sejak 2022. Pada tahap awal, Pemerintah Provinsi Bengkulu memfokuskan pembangunan pada penyelesaian persoalan tata ruang melalui pembebasan lahan seluas 48.703 meter persegi dengan anggaran sekitar Rp28 miliar.

Selanjutnya, pada 2023, pembangunan dilanjutkan melalui pembangunan elevated road atau jalan layang yang saat ini telah berfungsi. Pekerjaan tersebut menelan anggaran sebesar Rp89 miliar, ditambah program pematangan lahan senilai Rp2 miliar.

Dengan demikian, total anggaran yang telah direalisasikan untuk mendukung pembangunan dasar kawasan tersebut mencapai Rp119 miliar.

Setelah infrastruktur dasar berupa jalan dan lahan dinyatakan siap, Pemerintah Provinsi Bengkulu kini memasuki tahap penataan kawasan. Proyek penataan tersebut telah dikontrak dengan nilai Rp37,12 miliar.

Melalui anggaran tersebut, Kawasan Danau Dendam Tak Sudah akan ditata menjadi destinasi wisata yang representatif, ramah lingkungan, dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.

Dalam kesempatan itu, Helmi Hasan juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Bengkulu atas dukungan dan kolaborasi yang diberikan selama proses persiapan pembangunan kawasan.

“Agenda penyerahan lokasi pekerjaan hari ini menjadi tonggak awal yang sangat penting. Ini merupakan bukti bahwa sinergi dan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kota berjalan dengan baik,” katanya.

Sementara itu, Kepala Balai Penataan Bangunan, Kawasan, dan Prasarana Bengkulu, Fery Erawan, mengatakan bahwa proyek tersebut merupakan wujud komitmen bersama antara Kementerian Pekerjaan Umum dan Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam menghadirkan ruang publik yang nyaman dan indah.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Bengkulu, Pemerintah Kota Bengkulu, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan. Nota kesepakatan ini menjadi bukti sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk memberikan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar Fery.

Ia menambahkan, penataan kawasan tersebut merupakan langkah untuk menghadirkan Danau Dendam Tak Sudah yang lebih tertata, lestari, dan membanggakan, sekaligus menjadi investasi jangka panjang yang bernilai bagi masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) secara resmi menyerahkan lokasi sementara penataan Kawasan Danau Dendam Tak Sudah kepada Satuan Kerja Pelaksanaan Cipta Karya Provinsi Bengkulu.

Penyerahan lokasi ditandai dengan penandatanganan berita acara oleh Kepala Dinas PUPR Provinsi Bengkulu, Tejo Suroso, selaku pihak pertama, dan Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Cipta Karya Provinsi Bengkulu, Antonius Lolon, selaku pihak kedua.

Dalam berita acara tersebut disebutkan bahwa lahan seluas sekitar 19.000 meter persegi yang berada di Kelurahan Dusun Besar, Kecamatan Singaran Pati, Kota Bengkulu, diserahkan untuk mendukung pelaksanaan proyek penataan Kawasan Danau Dendam Tak Sudah.

Penyerahan lokasi ini menjadi langkah penting dalam mempercepat pembangunan kawasan wisata alam Danau Dendam Tak Sudah yang merupakan salah satu destinasi unggulan di Provinsi Bengkulu. Melalui penataan yang terintegrasi, kawasan ini diharapkan semakin tertata, nyaman, serta memiliki daya tarik yang lebih besar bagi wisatawan.

 

Editor.  : Us

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.