Pemprov Bengkulu Dukung Penerapan Full Journey BBM Bersubsidi

oleh -209 Dilihat
Asisten II Pemprov Bengkulu, Fachriza Razie didampingi Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Aji Anom Purwasakti menyaksikan langsung mengisian BBM subsidi menggunakan May Pertamina di salah satu SBPU dalam Kota Bengkulu. Pembelian BBM subsidi di SBPU menggunakan May Pertamina agar penyalurannya tepat sasaran.(Foto/Ist)
Asisten II Pemprov Bengkulu, Fachriza Razie didampingi Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Aji Anom Purwasakti menyaksikan langsung mengisian BBM subsidi menggunakan May Pertamina di salah satu SBPU dalam Kota Bengkulu. Pembelian BBM subsidi di SBPU menggunakan May Pertamina agar penyalurannya tepat sasaran.(Foto/Ist)

Bengkulu- Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, mulai Senin (6/2/2023) secara resmi melaunching uji coba Full Journey penerapan program subsidi tepat secara menyeluruh untuk memastikan pendistribusian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi tepat sasaran, yaitu solar dan pertalite.

Asisten II Setda Provinsi Bengkulu, Fachriza Razie mengatakan, Program Nasional Full Journey memang harus dljalankan sebaik mungkin, terutama dalam hal penyalurannya. Hal ini mengingat kebutuhan bahan bakar saat ini, khususnya BBM bersubsidi masih banyak terjadi penyelewengan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab.

Untuk itu, Pemprov Bengkulu mendukung sepenuhnya program ini dapat berjalan secara baik dan tepat sasaran penyalurannya kepada masyarakat kurang mampu. Terlebih diketehui bahwa Provinsi Bengkulu merupakan provinsi kedua di Pulau Sumatera yang menerapkan Full Journey ini.

Hal tersebut diungkapkan Asisten II Provinsi Bengkulu Fahcriza Razie pada Opening Ceremony Uji Coba Full Journey Program Subsidi Tepat di Provinsi Bengkulu, betempat di SPBU 24.382.05 Jalan Merapi Jaya, Panorama, Kota Bengkulu, Senin, (6/2/2023).

Sementaraitu, Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Aji Anom Purwasakti mengatakan, pembelian solar bersubsidi dengan QR code bertujuan agar penyaluran lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kuota harian. Hal tersebut sesuai ketentuan dalam Surat Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) No. 04/P3JBT/BPH Migas/KOM/2020.

Merujuk aturan tersebut, setiap kendaraan memiliki ketentuan kuota harian, yakni maksimal 60 liter/hari untuk kendaraan pribadi roda empat. Maksimal 80 liter/hari untuk kendaraan umum angkutan orang atau barang roda empat dan maksimal 200 liter/ hari untuk kendaraan umum angkutan orang atau barang roda enam atau lebih.

Adapun bagi masyarakat yang belum mendaftarkan diri dalam subsidi tepat, maka pembelian solar dibatasi maksimal 20 liter/hari. “Saat ini seluruh proses pendaftaran masih terus berlangsung, kami mengimbau kepada masyarakat untuk dapat segera mendaftarkan kendaraannya melalui program subsidi tepat agar BBM subsidi dapat benar-benar tersalurkan kepada masyarakat yang berhak,” harap Aji.

Seperti diketahui, masyarakat dapat melakukan pendaftaran program subsidi tepat melalui website subsiditepat.mypertamina.id, melalui aplikasi MyPertamina, maupun pendaftaran secara langsung di SPBU Pertamina.

Untuk melakukan pendaftaran kosumen perlu menyiapkan dokumen yang nantinya akan diupload melalui website yaitu foto ktp, foto diri, foto STNK (tampak depan dan belakang), foto kendaraan tampak keseluruhan, foto kendaraan tampak depan Nomor Polisi dan foto KIR bagi kendaraan pengguna KIR.(mc/min)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.