Pemprov Bengkulu Benahi Pengelolaan Masjid Raya Baitul Izzah, Pelayanan Jamaah Ditingkatkan pada 2027

oleh -15 Dilihat

Bengkulu– Pemerintah Provinsi Bengkulu akan membenahi tata kelola Masjid Raya Baitul Izzah untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada jamaah dan masyarakat. Pembenahan mencakup aspek operasional, sumber daya manusia (SDM), serta pengelolaan yayasan yang menaungi masjid tersebut.

Evaluasi pengelolaan masjid dibahas dalam rapat yang dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Herwan Antoni di Ruang VIP Masjid Raya Baitul Izzah, Selasa (3/11).

Rapat tersebut dihadiri Asisten I Setda Provinsi Bengkulu Khairil Anwar, Pelaksana Tugas Inspektur Inspektorat Provinsi Bengkulu R.A. Denni, Kepala BKKAD Tommy Irawan, Kepala Biro Pemkesra Dadi Hartono, Kepala Biro Hukum Nayu Aldila Putri, perwakilan Kementerian Agama, serta Ketua Pengurus Masjid Baitul Izzah Prof. Herry Noer Ali.

Herwan mengatakan, evaluasi diperlukan untuk mengidentifikasi berbagai kekurangan selama pengelolaan masjid sepanjang 2026. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar perbaikan agar pengelolaan masjid pada 2027 berjalan lebih profesional dan efektif.

“Apabila masih terdapat kekurangan dalam operasional maupun pelayanan yang diberikan Masjid Raya Baitul Izzah kepada masyarakat Provinsi Bengkulu, tentu akan segera kita evaluasi. Apa yang masih kurang sepanjang tahun 2026 ini akan kita perbaiki sehingga pada tahun 2027 pengelolaannya bisa menjadi lebih baik,” kata Herwan.

Salah satu langkah yang akan dikaji adalah penerapan sistem alih daya (outsourcing) bagi tenaga kerja atau staf yang bertugas di lingkungan masjid. Kebijakan tersebut diharapkan dapat memenuhi kebutuhan tenaga operasional sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada jamaah.

Menurut Herwan, pembenahan pengelolaan tidak hanya berorientasi pada kelancaran kegiatan ibadah, tetapi juga pada peningkatan kenyamanan dan kualitas layanan bagi masyarakat.

“Pembenahan ini kita lakukan agar Masjid Raya Baitul Izzah tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga mampu memberikan pelayanan yang baik, nyaman, dan optimal bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.

Pemprov Bengkulu berharap pembenahan tersebut dapat mewujudkan pengelolaan Masjid Raya Baitul Izzah dan yayasannya yang lebih transparan, profesional, serta akuntabel. Dengan demikian, masjid kebanggaan masyarakat Bengkulu itu dapat semakin nyaman bagi jamaah dan memberikan manfaat lebih luas bagi umat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.