Bengkulu-Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu memastikan seluruh layanan publik kembali beroperasi normal setelah libur panjang Idulfitri 1447 Hijriah. Penegasan ini dibarengi dengan kebijakan pengetatan disiplin bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Bengkulu.
Penjabat Sekretaris Daerah Kota Bengkulu, Medy Pebriansyah, di Bengkulu, Jumat (27/3/2026) mengatakan, seluruh ASN Pemkot Bengkulu wajib kembali masuk kerja pada Senin (30/3/2026), sesuai jadwal yang telah ditetapkan pemerintah pusat.
“Tidak ada penambahan libur. ASN harus sudah kembali bekerja sesuai jadwal yang ditetapkan. Bagi ASN yang menambah libur akan diberikan sanksi tegas sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Medy.
Sikap tegas ini diambil untuk memastikan roda pemerintahan tetap berjalan optimal dan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu selama libur nasional Idulfitri 1447 Hijriah. Sebelumnya ASN telah menikmati rangkaian libur nasional dan cuti bersama, termasuk Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948, serta skema Work From Anywhere (WFA) bersyarat pada 25–27 Maret 2026.
Untuk menjamin tingkat kehadiran ASN, Medy menginstruksikan seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar melakukan pengawasan langsung di unit kerja masing-masing. ASN yang tidak masuk kerja tanpa keterangan yang sah akan dikenakan sanksi sesuai dengan aturan disiplin yang berlaku.
Selain itu, Pemkot juga akan memperketat pengajuan cuti guna mencegah adanya upaya penambahan masa libur secara sepihak. Khusus bagi OPD yang bersentuhan langsung dengan pelayanan publik, pengaturan tugas diminta sudah dilakukan secara efektif sejak hari pertama masuk kerja, hal ini bertujuan menjaga kualitas layanan tetap prima serta mempertahankan kepercayaan masyarakat.
“Pengajuan cuti kita perketat untuk memastikan tidak ada ASN yang menambah libur di luar ketentuan. Semua OPD harus standby dan komunikasi internal tidak boleh terputus,” tambahnya.
Kebijakan ini sejalan dengan arahan Wali Kota Bengkulu yang menekankan pentingnya profesionalisme aparatur negara pasca-Lebaran. Dengan pengawasan yang melekat, Pemkot Bengkulu optimistis pelayanan publik dapat kembali berjalan maksimal tanpa kendala teknis maupun administratif.
Editor : Usmin










