Bengkulu – Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank Bengkulu secara bulat menetapkan Iswahyudi sebagai Direktur Utama Bank Bengkulu dan Aprike Putra Wijaya sebagai Komisaris Independen Bank Bengkulu.
Keputusan tersebut disampaikan Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, usai pelaksanaan RUPS di Kantor Pusat Bank Bengkulu, Senin (22/6/2026). Menurut Helmi, seluruh pemegang saham memiliki pandangan yang sama dalam menentukan pimpinan baru Bank Bengkulu.
“Dua keputusan penting telah diambil secara bulat. Tidak ada perbedaan pendapat, seluruh pemegang saham sepakat,” ujar Helmi.
Ia menjelaskan, untuk posisi Direktur Utama terdapat dua nama yang sebelumnya telah dinyatakan memenuhi persyaratan melalui uji kemampuan dan kepatutan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dari hasil musyawarah, para pemegang saham sepakat menunjuk Iswahyudi untuk memimpin Bank Bengkulu selama empat tahun ke depan.
Selain itu, RUPS juga menetapkan Aprike Putra Wijaya sebagai Komisaris Independen Bank Bengkulu. Sebelumnya, terdapat dua calon yang telah dinyatakan memenuhi syarat oleh OJK.
Pelaksana Tugas (Plt) Komisaris Utama Bank Bengkulu, Riduan, menjelaskan bahwa manajemen sebelumnya mengajukan dua calon Direktur Utama dan dua calon Komisaris Independen kepada OJK untuk mengikuti uji kemampuan dan kepatutan.
“Hasilnya, seluruh calon dinyatakan memenuhi syarat dan lulus. Karena itu, penentuan pejabat yang akan menduduki posisi Direktur Utama dan Komisaris Independen diserahkan kepada RUPS sebagai forum tertinggi pemegang saham,” jelas Riduan.
Berdasarkan hasil RUPS, Iswahyudi ditetapkan sebagai Direktur Utama Bank Bengkulu untuk masa jabatan 22 Juni 2026 hingga 21 Juni 2030, sedangkan Aprike Putra Wijaya dipercaya menjabat sebagai Komisaris Independen.
Riduan menegaskan, keputusan tersebut mendapat dukungan penuh dari seluruh pemegang saham yang hadir dalam rapat.
Dengan ditetapkannya jajaran pimpinan baru tersebut, Bank Bengkulu diharapkan mampu memperkuat kinerja perusahaan, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui berbagai program dan layanan perbankan yang lebih optimal.
Editor : Usmin









